Beritahati.com, Karawang - Dua begal sadis yang kerap beraksi merampas sepeda motor para buruh pabrik di Karawang, tewas ditembak Polisi di Jalan Raya Pangkalan Loji, Karawang, Jawa Barat, Rabu malam (31/1).


Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, membenarkan pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap dua pelaku begal yang kerap melakukan aksi kejahatannya terhadap para karyawan di Karawang.


Diungkapkan Hendy, kedua pelaku yakni Amen bin Jampe dan Otang bin Onin merupakan spesialisasi pembegalan di wilayah Jalan Konsosrsium Kawasan Industri Telukjambe Barat.


Dalam menindak dua begal tersebut, petugas kepolisian menyamar sebagai buruh pabrik yang hendak pulang kerja. Benar saja, kemudian dua penjahat kambuhan tersebut mulai menghentikan motor polisi yang melakukan penyamaran.


(BACA JUGA) Komplotan begal sadis Rengasdengklok roboh diterjang peluru petugas


"Kami sengaja menyamar menjadi karyawan pabrik. Karena pelaku berinisial A (44) dan O (41) kerap menyasar karyawan yang pulang lembur," ujar Hendy dalam jumpa persnya yang didampingi Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradonna Armin Mapasseng, Kasubbag Humas AKP Marjani, dan Kapolsek Telukjambe Barat Iptu Hasanuddin Bahari di depan Ruang Instalansi Forensik RSUD Karawang, pada Rabu malam (31/1).


Ikhwal kejadiannya, jelas Hendy, saat di TKP, kedua pelaku memepet petugas lalu salah satu dari mereka mengayunkan golok sambil meminta motor. Karena posisinya sudah membahayakan keselamatan jiwa anggota yang sedang menyamar, akhirnya diambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua pelaku hingga tersungkur ke tanah.


“Dengan kondisi luka tembak, petugas berusaha menyelamatkan pelaku dengan membawa ke Rumah Sakit terdekat, namun dalam perjalanan keduanya meninggal dunia,” tambahnya.


Hendy menjelaskan sebanyak 0,25 persen penduduk Karawang bekerja sebagai karyawan di kawasan industri. Dalam dua tahun terakhir ini mereka sering menjadi korban pembegalan.


"Saya arahkan petugas untuk menjaga keamanan kaum buruh saat berangkat dan pulang kerja di malam hari. Bagi para pelaku kejahatan yang menyasar buruh silakan pilih tembak mati atau kaki," pungkasnya.


Sementara AKP Maradona Armin Mappaseng menjelaskan dari informasi yang didapat pelaku sudah melakukan aksinya lebih dari 8 kali dalam beberapa bulan terakhir.


"Untuk pelaku inisial A terkena empat kali tembakan. Dan untuk O dia terkena tiga kali tembakan. Kami sudah memberikan peringatan dan pelaku tetap mencoba melakukan penyerangan terhadap petugas yang saat itu menyamar," sambungnya.


Dalam kurun dua pekan terakhir ini, pihak kepolisian setempat telah menembak mati tujuh pelaku begal di Karawang.


Ingat tidak ada celah bagi pelaku tindak kejahatan di Karawang. Kalian tinggal pilih mau tembak kaki atau tembak Mati!