Beritahati.com, Jakarta - Pada kesempatan Indonesia-Australia Digital Forum, di EVhive, Jakarta Selatan, Rabu (31/1), Asosiasi Fintech Australia mengumumkan empat pemenang program beasiswa, yang terdiri dari DOKU, M-SAKU, Connector.id, dan Privy Identitsa International.


Mereka memenangkan beasiswa berupa perjalanan kunjungan selama dua minggu ke Australia untuk bertemu dengan pelaku industri dan investor yang dapat mendukung perkembangan usaha mereka masing-masing. Program tersebut merupakan bagian dari program penghargaan Australia Awards, yang memberi kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pengalaman serta jejaring di pasar Australia.


Tahun ini merupakan pertama kali penyelenggaraan program beasiswa tersebut yang memang ditujukan bagi perusahaan tekfin asal Indonesia. Selain itu, Asosiasi Fintech Indonesia dan Australia juga akan bekerja sama dalam Fintech Space, yang yang merupakan co-working space khusus tekfin yang pertama di Indonesia.


Sebagai platform kolaborasi, industri tekfin dari kedua pihak dapat bertukar gagasan dan solusi untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang dapat mempercepat pertumbuhan industri tekfin.

Wakil Sekretaris Umum AFTECH Ari Awan mengatakan, kerja sama antara industri tekfin Australia dan Indonesia semakin mempertegas potensi besar industri tekfin Indonesia yang sudah diakui oleh negara lain.


Ari lanjut menuturkan, AFTECH telah secara konsisten mendorong semangat kolaborasi dan cukup terkesan bahwa semangat untuk terus maju ini tidak hanya dapat diimplemetasikan antar pemangku kepentingan di dalam negeri saja, namun juga bisa ditingkatkan sampai ke level Internasional.


"Kami percaya, kolaborasi ini merupakan bentuk hubungan jangka panjang antara Indonesia dan Australia untuk saling mendukung stabilitas dan ketahanan sistem keuangan di Indonesia, serta mencapai peningkatan ekonomi dan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.