Beritahati.com, Solo - Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di Semanggi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2/2018) siang. Pria bernama Heri Suranto itu sebelumnya pernah ditangkap dalam kasus terorisme pada Mei 2009.


Rumah kediaman Heri masih menumpang di tempat mertua, akan tetapi polisi tetap melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan beberapa barang bukti, seperti KTP, buku, ponsel, batere, stik pemukul, serta catatan racikan bahan kimia.


Wakapolresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifa'i mengatakan, penyitaan barang bukti serta penangkapan merupakan ranah Densus 88, sedangkan pihaknya hanya bertugas melakukan pengamanan di sekitar lokasi.


(BACA JUGA) Densus88 Antiteror tangkap DPO teroris dan dua rekannya di Temanggung


(BACA JUGA) Teroris Temanggung, Densus88 sita 2 kartu ATM dan uang puluhan juta


(BACA JUGA) Teroris Banyumas, Densus88 ciduk fasilitator senjata kelompok Ageng Nugroho 


"Itu menjadi ranah Densus 88," ujarnya.


Heri dikenal mahir untuk urusan komputer, dan pernah ditangkap Densus 88 pada Mei 2009. Sebelum ditangkap pada saat itu, Heri adalah pegawai tata usaha sebuah sekolah di dekat rumahnya.


Heri menyembunyikan dokumen terkait rencana dan aksi terorisme. Polisi akhirnya menyita beberapa unit komputer dari rumahnya untuk kepentingan penyelidikan.


Heri akhirnya menjalani hukuman dan baru dibebaskan pada 2015 lalu.