Beritahati.com, Bogor – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali menangkap satu terduga teroris di Desa Leuwi Mekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor.


MR ditangkap tanpa perlawanan pada Rabu (7/2) sekira pukul 10.30 WIB, di rumah orangtua istrinya, IZL, di Kampung Setu RT 02/06, Desa Leuwi Mekar. Di rumah itu, terdapat satu orang lelaki dan satu wanita bercadar hitam.


Ketua RT 02/06, Ade menyampaikan, sejak menikah, MR dan IZL dikenal sebagai warga yang memiliki KTP asal Makasar.


“Dia disini hanya tinggal sama istrinya. Cuma tinggal sementara di rumah orangtua istrinya. Jadi belum diketahui profesi kesehariannya,” kata Ade kepada wartawan.


Sementara, Sekretaris Desa Leuwimekar, Oding Rukmana, membenarkan kabar tersebut.


”Saya tidak tahu persis kronologinya. Karena, sangat mendadak banget. Sebenarnya memang belum dikatakan kategori teroris, belum tahu persis informasinya. Tapi yang jelas tadi ada penangkapan,” ujar Oding kepada wartawan, Kamis (8/2).


Penuturannya, polisi hanya membawa seorang lelaki dari dalam rumah. Sementara wanita bercadar yang merupakan istri MR tidak ikut dibawa. Oding menyebut, perempuan itu merupakan warga asli Desa Leuwimekar.


“Sudah setahun terakhir kedua orang itu tinggal di Kampung Setu Lebak. Sehari–harinya, kedua orang tersebut dikenal tertutup dan jarang bersosialisasi.


"Yang bersangkutan juga jarang kumpul dengan masyarakat. Saat penangkapan juga katanya dia baru pulang setelah dua minggu tidak pulang ke rumah,” tandasnya