Sebelum meninggal di RS Fatmawati, Advent Bangun berniat buat Gereja di Fatmawati

Sebelum meninggal di RS Fatmawati, Advent Bangun berniat buat Gereja di Fatmawati
Dok: Aktor lawas Advent Bangun saat menjalani perawatan
Reporter : Dadi

Beritahati.com, Jakarta - Sebelum aktor laga lawas Advent Bangun meninggal dunia, almarhum memilih menyibukkan diri melakukan ceramah-ceramah di gereja.


Salah seorang anggota jemaat Advent yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan, bahkan sejak mendapatkan vonis gagal ginjal, Advent masih aktif melakukan ceramah.


Advent Bangun bahkan sudah berencana membuka sebuah gereja baru di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.


"Dulu di Tiberias. Sampai sekarang masih aktif menjadi pendeta, sempat berkeinginan membuat gereja tapi belum selesai," kata salah seorang jemaat di Rumah Sakit Fatmawati, Sabtu (10/2), Jakarta.


Namun takdir berkata lainm Advent Bangun meninggal pada Sabtu dini hari, setelah menjalani perawatan karena menderita gagal ginjal.


"Telah Berpulang ke Rumah BAPA Di Surga, Bapak Pendeta Yohanes Thomas Advent Bangun pukul 02.35 WIB, Hari Sabtu, 10 Februari 2018," begitu pesan singkat yang sejumlah rekan media, pagi ini.


Paranormal yang aktif di dunia hiburan, Ki Kusumo, juga mengabarkan berita duka itu.


"Teman kita aktor senior advent bangun meninggal dunia semoga diampuni dosanya diterima amal ibadahnya dan dikuatkan keluarga yang ditinggalkannya amin," tulis @kikusumo


Advent meninggal di Rumah Sakit Fatmawati setelah menjalani perawatan karena menderita gagal ginjal. Jenazahnya akan disemayamkan di Rumah Duka yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan.


Advent dikenal sebagai aktor laga era akhir 70-an. Pria kelahiran 12 Oktober 65 tahun silam itu sudah wara-wiri di berbagai film, antara lain Rajawali Sakti (1976), Dua Pendekar Pembelah Langit (1977), Golok Setan (1983), dan Si Buta Lawan Jaka Sembung (1983).


Dia juga berperan di Mawar Berbisa (1984), Komando Samber Nyawa (1985), Si Buta Dari Gua Hantu (1985), Dendam Dua Jagoan (1986) dan Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986).

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top