Kapolri prihatin Indonesia jadi sasaran serangan jaringan narkoba internasional

Kapolri prihatin Indonesia jadi sasaran serangan jaringan narkoba internasional

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, sangat prihatin dengan banyaknya pengungkapan kasus narkoba di Tanah Air belakangan ini.


Kapolri mencontohkan, tahun lalu satu ton sabu asal Taiwan diungkapkan oleh Satgassus Mabes Polri, Bareskrim Polri dan juga dari pihak BNN di kawasan Anyer Banten. Bahkan, kasus kasus penyelundupan satu ton sabu-sabu siap edar ke Indonesia melalui jalur laut Kepulauan Riau berhasil diungkap beberapa hari lalu.


"Ini menunjukan kalau Indonesia berada di posisi marketing poin atau target jaringan narkoba internasional. Melihat kondisi ini, perlu adanya upaya komperhensif dari semua stake holder," ujar Kapolri Tito saat rilis kasus narkoba di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Senin (12/2).


Untuk itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan, Polri disamping pencegahan juga akan mengintensifkan razia narkoba di tempat-tempat hiburan yang disinyalir adanya keterlibatan pengelolanya.


Kapolri menegaskan, pihaknya, tidak akan memberikan toleransi sedikitpun terhadap pelaku pengirim narkoba, apa lagi terhadap sindikat internasional.


"Kami bakal melakukan tindakan tegas kepada pelaku yang mengirim narkoba ke Indonesia," tegasnya.


Untuk itu, Kapolri telah memerintah kepada jajarannya, untuk menembak mati bandar narkotika, jika sedikit saja melakukan perlawanan langsung mengambil tindakan tegas.


“Tindak tegas. Kalau melawan tembak mati! Apalagi bandarnya orang asing,” tandasnya.


Untuk memotivasi kegiatan tersebut, Kapolri akan memberikan apresiasi kepada anggota anggota Polisi dalam memerangi narkoba, seperti membongkar kasus besar seperti kasus jaringan narkoba Malaysia -Jakarta ini.


"Saya akan berikan reward kepada anggota yang berhasil membongkar kasus narkoba jaringan internasional ini," tutup Kapolri Tito Karnavian.


 

Editor : Tri Sapto Cahyo

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top