Akun twitter SBY dipalsukan untuk adu domba Jokowi, begini curhatannya

Akun twitter SBY dipalsukan untuk adu domba Jokowi, begini curhatannya
(Foto: twitter/@SBYudhoyono)
Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan kekesalannya terhadap oknum yang memalsukan akun Twitternya. Hal tersebut diungkapkan SBY lewat sebuah video yang diunggah pada Senin (11/2).


Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut, SBY memberi pernyataan soal munculnya kembali akun yang mengatas namakan dirinya dan digunakan untuk menyerang Presiden Joko Widodo.


SBY sempat memperlihatkan screenshot akun yang mengatasnamakan dirinya. Dalam screenshot tersebut, akun palsu itu terlihat menulis cuitan bernada provokatif dengan mencatut nama Jokowi dan Megawati.


"Saya tidak akan tinggal diam @Jokowi. Saya akan bongkar siapa anda dan Megawati sesungguhnya. Ayo muslim RI, kita tunjukkan niat kita *SBY*," bunyi cuitan tersebut.


Presiden RI keenam itu pun menegaskan tak pernah menulis cuitan tersebut. Menurutnya, nada cuitan itu bukanlah karakter dan kepribadiannya.

"Saudara-saudara, saat ini beredar akun Twitter saya yang dipalsukan. Dulu pernah terjadi tahun 2017, dipalsukan dan isinya tidak bagus. Seolah-olah saya menyerang Presiden Jokowi dan juga Ibu Megawati. Bahasanya pun tidak baik. Bukan seperti itu karakter dan kepribadian saya," ucap SBY dalam rekaman singkat itu.


SBY juga meminta pihak berwajib untuk segera menindak tegas pemalsuan ini lantaran memicu adu domba dengan Presiden Jokowi dan Megawati.


"Nah, sekarang diedarkan melalui WhatsApp Group. Kalau dulu lewat Twitter. Ini tidak bagus. Saya harap saudara-saudara kalau menjumpai seperti ini tolong beritahu saya, karena jelas itu palsu. Dan saya berharap pihak berwajib menertibkan hal seperti ini. Karena ini boleh dikatakan disebut pembusukan terhadap saya dan juga mengadu domba antara saya dengan Presiden Jokowi dan Ibu Megawati," sambungnya.


Hingga berita ini diturunkan, video SBY itu viral dan diputar hingga 36 ribu kali.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top