Beritahati.com, Jakarta - Polisi berhasil menangkap hidup-hidup driver taksi online pelaku pelecehan seksual dan perampasan barang berharga milik penumpangnya di sekitar Bandar Udara Soekarno Hatta, selang beberapa jam setelah peristiwa itu terjadi pada Senin (12/2/2018) dini hari.

Pelaku bernama Angrizal Noviandi (30), ditangkap Tim Resmob Polda Metro Jaya pimpinan AKP Rovan Richard Mahenu di Perumahan Galaxy, Kota Bekasi, Senin (12/2/2018) pagi.

"Pelakunya sudah tertangkap oleh tim Resmob, turut disita beberapa barang bukti termasuk mobil Grand Livina B-1748-BIZ yang digunakan pelaku," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/2/2018).

Penangkapan Angrizal terbilang cukup alot, sehingga polisi harus mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku di kaki. Pelaku dilumpuhkan karena melawan polisi ketika hendak dilakukan pengembangan saat digelandang untuk menunjukkan barang bukti.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono menuturkan, setelah pelaku ditangkap, langsung dibawa untuk menunjukkan sejumlah barang bukti termasuk smartphone iPhone 6s milik korban yang dirampasnya. Handphone tersebut menurut Angrizal dibuang di Kalimalang.

Namun dalam perjalanan dan saat hendak diminta menunjukkan tempat pembuangannya, pelaku melawan dan menyerang petugas dengan harapan dapat melarikan diri. Tersangka berhasil lari, tapi baru beberapa langkah, sebutir timah panas bersarang di kakinya.

"Alasan pelaku membuang iPhone korban katanya untuk menghilangkan jejak," kata Aris.

Sebelumnya diberitakan, perempuan muda ABK (27) mengalami nasib naas saat naik taksi online dari Bekasi hendak menuju Bandara Soekarno Hatta. Bukannya dibawa ke bandara, akan tetapi ia malah dibawa ke tempat sepi dan gelap.

Kemudian di tempat itulah ia mengalami pelecehan seksual, diremas payudaranya, pelaku menggesek-gesekkan alat kelaminnya ke kelamin korban yang masih berpakaian lengkap, sambil terus membekap memaksa korban untuk berciuman.

Korban selamat dari pemerkosaan karena mengaku hamil dua bulan kepada pelaku. Mendengar itu, pelaku kesal dan langsung merampas smartphone iPhone 6s milik korban dan menendangnya turun dari mobil, kemudian ditinggalkan begitu saja di tempat sepi.

Kasus pelecehan seksual dan perampasan terhadap perempuan muda tersebut dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombespol Nico Afinta, Senin (12/2)

"Iya betul ada kejadian tersebut, sedang diselidiki," ujar Nico saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/2).

Akan tetapi hingga tertangkapnya pelaku yang diketahui bernama Angrizal, warga Perumahan Galaxy, Kota Bekasi tersebut, polisi masih enggan menyebutkan dari perusahaan transportasi online apa pelaku itu. Penting diingat sebenarnya, masyarakat selalu jadi korban driver moda transportasi online.

Pembunuhan, pemerkosaan, lalu yang terbaru ini pelecehan seksual, perampasan barang berharga, serta percobaan pemerkosaan. Penting bagi semua pihak untuk memahami bahwa harus ada regulasi penerimaan pengemudi yang lebih transparan dan ketat oleh perusahaan jasa transportasi online.

Bahkan untuk driver Ojek online (Ojol) saja, banyak dari para pengemudinya terlibat narkoba.