Jelang Imlek, keunikan ini bisa kamu temukan di Pecinan Glodok

Jelang Imlek, keunikan ini bisa kamu temukan di Pecinan Glodok

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Nuansa Tiongkok sudah sangat terasa ketika kamu memasuki kawasan ini. Berbagai hal menarik pun bisa kamu nikmati lho dan tentu saja enggak akan kamu temukan di tempat lain. Berikut empat hal unik yang bisa kamu temukan di Pecinan Glodok.


1. Pernak-pernik perayaan Imlek.


Memasuki kawasan ini kamu sudah melihat banyak penjual pernak-pernik di sepanjang jalan. Tinggal menghitung hari Imlek akan segera datang. Semua orang yang merayakan Imlek sudah mulai mempersiapkannya dari sekarang.


Bagi salah satu pengunjung yang ingin merayakan Imlek, di Glodok sendiri pernak-perniknya cukup lengkap.


2. Ada kedai teh yang jual minuman teh gratis.

Menelusuri Jalan Pancoran yang ada di kawasan Pecinan Glodok, kamu akan menemukan sebuah kedai yang cukup ramai. Uniknya, kedai bernama Pancoran Tea ini selalu ramai dikunjungi wisatawan. Bukan hanya karena rasa minuman tehnya yang khas tapi juga kedai yang memiliki bangunan tua bergaya China ini menjual minuman gratis loh.


Delapan teko berdesain berisi teh dengan dua varian yakni teh manis dan teh tawar diberikan secara cuma-cuma atau gratis bagi semua masyarakat yang lewat. "Silahkan diambil ini gratis," ujar salah satu pramusaji Pancoran Tea House, Deasy.


Menyajikan minuman gratis untuk wisatawan yang datang merupakan ritual turun menurun loh. Bukan hanya ketika jelang Imlek saja, tapi setiap harinya memang kedai ini menyajikan teh gratis mulai dari pukul 07.00 hingga pukul 19.00. Pihaknya pun selalu membersihkan setiap gelas yang telah terpakai dan mengisi kembali teh-teh yang telah habis. "Kalau weekend bisa reffil hingga 5 kali, kalau weekdays bisa sekali atau dua kali," katanya


3. Ritual memandikan patung Dewa.


Saat berkunjung ke Pecinan Glodok ketika jelang Imlek, kamu akan menemukan beberapa klenteng yang sedang membersihkan patung Dewa. Salah satunya adalah Vihara Dharma Jaya Toa Se Bio.


Salah satu pengurus Klenteng ini, Hartanto Wijaya yang ditemui VIVA di lokasi menjelaskan bahwa ritual pembersihan ini dilakukan sebelum datangnnya tahun baru Imlek. Pembersihan ini juga disebut sebagai ritual kimsin. Ritual setahun sekali ini dilakukan pada tanggal 24 bulan 12 penanggalan China, dimana roh dewa dewi yang diyakini pergi ke langit untuk melaporkan amal perbuatan manusia di bumi selama setahun.


"Karena saat ini patungnya kos