Beritahati.com, Jakarta - Penanganan yang bisa diberikan untuk penderita turun berok terbilang beragam, tergantung pada besarnya benjolan dan tingkat keparahannya. Tapi, umumnya penanganan turun berok memerlukan tindakan operasi.


Ada beberapa tips yang dapat Anda coba untuk meringankan gejala turun berok, yaitu:


Perubahan pola makan seperti menghindari makanan yang dapat menyebabkan refluks asam lambung, seperti makanan pedas dan tomat.


Menurunkan berat badan, jika berlebih.


Hindari merokok.


Ada beberapa jenis olahraga yang dapat membantu otot menjadi lebih kuat di sekitar lokasi turun berok, namun sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai olahraga yang aman untuk penderita hernia.


Jika tidak membaik atau justru menyebabkan keluhan lain, seperti nyeri atau benjolan bertambah besar, umumnya dokter akan menyarankan operasi hernia. Selain itu, operasi wajib dilakukan jika turun berok atau hernia telah berlanjut menjadi hernia strangulata.


Hernia strangulata merupakan kondisi turun berok yang berbahaya, karena dapat terjadi kerusakan jaringan pada organ yang mengalami hernia. Hal ini disebabkan terhambatnya aliran darah pada jaringan tersebut, akibat terjepit di celah hernia.


Tanda dan gejala turun berok yang berbahaya adalah ketika turun berok disertai dengan gejala lain, seperti nyeri parah, pembengkakan di sekitar area hernia, memar atau kemerahan pada daerah yang mengalami hernia, kembung, sembelit, tinja mengandung darah, mual, muntah, dan demam.


Bagi Anda yang merasakan adanya benjolan pada bagian tubuh karena turun berok, terlebih jika disertai gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.