17 kali beraksi, dua pencuri motor ditangkap

17 kali beraksi, dua pencuri motor ditangkap

Reporter : Andrew Tito

Beritahati.com, jakarta - Dua orang komplotan curanmor yang sudah 17 kali melakukan pencurian di wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat dan Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya ditangkap Polsek Tanjung Duren.


Sepak terjang kedua pelaku yakni Arsadi (21), dan Yosa Dwi Sanova (28) berhasil dihentikan saat asyik mempreteli calon korban di Jalan Jelembar Selatan Raya, Jelembar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (6/2) pukul 23.45 lalu


"Saat beraksi, keduanya berhasil dipergoki oleh seorang tetangga korban hingga langsung diteriaki maling. Kebetulan saat itu ada anggota lagi berpatroli dan langsung diamankan," kata Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe P Birana yang didampingi Kanitreskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa, saat gelar press release di Mapolsek Tanjung Duren, Selasa petang (13/2).



Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua pelaku, polisi mendapat informasi bahwa keduanya telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 17 kali di beberapa wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.


"Modusnya, keduanya ini sengaja keliling untuk mencari sasaran. Dan setelah menemukan sasaran, tersangka langsung mengambilnya dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci leter T," terangnya.



Dari hasil kejahatannya tersebut, kedua tersangka pun langsung menjualnya dengan cara dijajakan di media sosial. Harga jualnya pun bervariasi yakni kisaran Rp 1,5 juta hingga 2 juta per unit sepeda motor.


Selain itu, juga ada satu sepeda motor hasil kejahatannya yang dipereteli untuk dijual secara batangan.


Arsadi, salah satu tersangka mengatakan, ia melakukan pencurian sepeda motor sudah sejak tahun 2017 lalu. Dan itu selalu ia lakukan dengan rekannya tersangka Yosa.



"Milih sepeda motor yang diparkir di tempat sepi. Kemudian hasil penjualan sepeda motor itu kami gunakan untuk berfoya-foya," kata pelaku.


Sedangkan Eka Susanti seorang korban yang pernah menjadi aksi kejahatan tersangka mengatakan, sepeda motornya Honda Scoopy dicuri tersangka pada 6 Februari 2018 sekitar pukul 09.00 lalu saat diparkir di depan rumahnya di kawasan Teluk Gong.


"Saat itu saya sedang masak dan suami tidur di kamar. Tapi pas saya keluar, motor tidak ada lagi. Dan saya sekarang merasa senang karena tadi dihubungi Polisi katanya motor saya sudah ditemukan dan boleh diambil," ungkap korban.

Editor : Tri Sapto Cahyo

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top