Mengenal jenis hernia pada wanita

Mengenal jenis hernia pada wanita

Penulis: Fariana

Beritahati.com, Jakarta - Jenis penyakit hernia sendiri ada banyak. Ada jenis hernia yang lebih sering ditemukan pada pria. Tapi ada juga beberapa jenis yang justru lebih sering ditemui pada tubuh wanita. Apa saja jenis hernia yang sering hinggap pada kaum wanita?


Hernia sendiri adalah kondisi ketika organ pada tubuh berada di luar dari posisi yang semestinya. Hal tersebut dikarenakan otot-otot yang melemah sehingga tidak kuat menahan organ tersebut. Sebagai akibatnya, organ dalam tubuh akan keluar melalui celah-celah otot yang melemah hingga terus menjalar ke bagian dalam kulit dan membentuk tonjolan jika dilihat dari permukaan luar kulit.


Ada empat jenis hernia yang dapat ditemui pada wanita. Jenis-jenis hernia itu adalah hernia fermoralis, hernia hiatus, hernia umbilikus, dan hernia inguinalis tidak langsung.


Hernia fermoralis. Kondisi ini terjadi ketika usus mencuat ke bagian paha atas atau selangkangan. Hasilnya Anda akan melihat adanya tonjolan pada area tersebut. Risiko wanita tiga kali lebih tinggi terkena hernia jenis ini dibandingkan pada pria. Risiko ini menjadi lebih tinggi jika Anda mengalami obesitas atau sedang hamil. Terkadang hernia ini kerap disangka hernia inguinalis karena tonjolannya muncul pada tempat yang sama, yaitu di selangkangan.


Hernia jenis ini sulit terlihat ketika ukurannya masih kecil. Penderita pun umumnya tidak merasakan sakit pada area paha atas atau selangkangan. Namun tonjolan dan rasa sakit akan mencuat ketika ukuran hernia sudah membesar. Rasa sakit itu bisa terasa ketika Anda berdiri atau mengangkat benda berat.


Hernia hiatus. Anda dikatakan memiliki hernia jenis ini ketika ada tonjolan pada daerah rongga dada. Tonjolan itu muncul karena ada bagian dari perut yang naik ke atas dan melalui diafragma, sebuah kubah otot yang memisahkan rongga dada dari perut. Kondisi lebih sering terjadi pada wanita. Risiko yang dihadapi akan lebih tinggi jika Anda mengalami obesitas dan berusia di atas 50 tahun.


Sama seperti hernia fermoralis, hernia jenis ini juga tidak memberikan tanda-tanda pada tubuh, terutama ketika ukurannya masih kecil. Tapi kehadirannya baru terasa ketika sudah membesar. Anda akan merasakan hal-hal seperti nyeri pada dada atau perut, sering bersendawa, asam lambung naik, dan sulit menelan.


Hernia umbilikus. Kondisi ini terjadi ketika ada usus, lemak, atau cairan yang mencuat ke dinding rongga perut dekat pusar. Hasilnya ada tonjolan pada sekitar pusar Anda. Hernia jenis ini sering menimpa wanita, terutama yang obesitas atau memiliki banyak anak.


Hernia inguinalis tidak langsung. Ini adalah salah satu jenis hernia inguinalis. Hernia inguinalis pada umumnya lebih banyak menimpa kaum pria, namun untuk jenis tidak langsung ini lebih sering ditemui pada wanita. Jika Anda memiliki hernia jenis ini, maka akan terlihat tonjolan pada selangkangan Anda. Hal ini terjadi karena adanya ketidaknormalan pada cincin inguinal internal. Risiko yang lebih tinggi bisa terjadi pada ibu hamil.


Tonjolan pada selangkangan itu bisa menimbulkan rasa sakit, terutama ketika batuk, sedang membungkuk, atau mengangkat benda berat.


Risiko Anda terkena hernia lebih tinggi lagi jika Anda sering mengangkat benda-benda berat tanpa menstabilkan otot-otot perut, menderita batuk yang tidak kunjung sembuh, mengalami konstipasi, suka merokok, atau kurang gizi.

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top