Ridwan Kamil minta Polri waspadai kampanye hitam di medsos

Ridwan Kamil minta Polri waspadai kampanye hitam di medsos

Reporter : Saputra

Beritahati.com, Bandung – Kandidat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta aparat kepolisian untuk mewaspadai munculnya kampanye hitam pada Pilkada 2018 mendatang. Menurut dia kampanye hitam ini tidak hanya dilakukan di media sosial hingga pesan singkat yang kerap digunakan masyarakat.


“Saya berharap cyber tim Kepolisian dapat mendeteksi hal ini untuk mencegah terjadinya suasana tidak kondusif di Pilkada Jabar,” kata Ridwan Kamil saat menerima kunjungan Ketua KPDU Jabar, Ketua Bawaslu Jabar, Kapolda Jabar, dan Pangdam III/ Siliwangi di rumah pemenangan RINDU, Jalan Cipaganti 91, Bandung, Rabu (14/1).


Emil menjelaskan, pihaknya akan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan KPU dan Bawaslu dalam menjalankan kampanye nanti. Dia juga ingin menjadikan Pilkada ini sebagaI ajang adu gagasan, adu program, sehingga Pilkada Jabar menjadi Pilkada paling aman dan paling kondusif yang bisa menjadi contoh bagi daerah lain.


“Kami ingin menang dengan dua cara, yakni menang dengan ilmiah, menang dengan ahlak,” kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.


Untuk mencapai kemenangan tersebut, ia menegaskan tidak pernah sedikit pun meminta timnya untuk membuat kampanye hitam.


“Relawan kami ada kode etik, untuk memastikan bahwa kami hanya fokus untuk megeluarkan konten positif,” ujarnya.


Tentu di lapangan, lanjut Kang emil, jika ada grass root menerjemahkan hal berbeda karena mungkin terjadi distorsi informasi. Oleh karena itu, dia minta agar pihak Bawaslu maupun aparat dapat segera menegurnya. Karena 50 persen problem Pilkada adalah distorsi informasi. Namun hal itu bisa selesai, jika ada antisipasi dari aparat.


”Siapapun yang menang, Pilkada keren, damai, kondusif dan kreatif,” tukas Kang Emil.


Kang Emil mengutip hasil penelitian, pada 2045 mendatang, Indonesia diprediksi menjadi negara ketiga terhebat. Untuk mencapainya ada tiga syarat, yakni pertumbuhan ekonominya jangan kurang dari 5 persen, memiliki bonus demografi, tapi anak-anak muda harus kompetitif agar peralihan kepemimpinan tidak ada krisis.


“Saya berada dalam perspektif itu. Saya ingin buktikan ke dunia bahwa Pilkada Jabar harus jadi contoh, dimana kampanyenya kreaif, dan pemenangnya menang dengan cara bermartabat,” kata dia.


Sementara itu, Kapolda Irjen Pol. Agung Budi Maryoto mengatakan, Kepolisian dan TNI akan berada pada posisinya, yakni mengamankan pesta rakyat di Jabar.


“Mabes Polri juga sudah membentuk tim satgas dan deteksi melalui cyber untuk mewaspadai dan mencegah tindakan anarkis dan radikalisme,” kata dia.


Pangdam III/ Siliwangi Mayjen Donny Munardo menambahkan, bahwa TNI siap membantu Polda Javar dalam mengamankan Pilkada 2018.


“Kami mengingatkan agar setiap paslon tidak mengajak atau melibatkan TNI, serta menghindari penggunaan fasilitas negara dalam kampanye. Silakan bertanding, semoga sukses,” ujarnya.


Hal serupa diungkapkan Ketua Bawaslu Jabar Herminus Koto. “Kami mengingatkan kepada paslon dan tim suksesnya aa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Kita bangun saluran komunikasi agar bisa sama-sama bersinergi untuk menghasilkan Pilkada yang berkualitas,” ujar dia.


Ketua Pemenangan RINDU Saan Mustopa menyatakan, pihaknya akan menaati dan mengikuti semua peraturan KPU dan Bawaslu. Juga berkomitmen untuk menjaga Pilkda berkualitas dan tetap kondusif.


“Tapi kami minta baik Bawaslu dan Kepolisian lebih responsif untuk bertindak serta mencegah terjadinya upaya tindakan negatif, tanpa harus menunggu laporan,” pungkas Saan.



Caption : Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menerima kunjungan Ketua KPDU Jabar, Ketua Bawaslu Jabar, Kapolda Jabar, dan Pangdam III/ Siliwangi.
Area lampiran

Editor : Tri Sapto Cahyo

   

Populer

Pilihan

Ikuti Berita

Back to Top