Beritahati.com, Jakarta - Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah aksi pencurian kendaraan bermotor yang terekam kamera CCTV. Hebohnya, pelaku dan seorang rekannya berpura-pura menjadi penumpang dan driver ojek online lalu menggasak sepeda motor.


Dilansir Grid.ID dari akun twitter seorang anggota polisi bernama Bayu Suseno @bayususeno2001, mengunggah sebuah video yang tampaknya diambil dari rekaman kamera pengawas.


"Yuk peduli tetangga... waspadai modus baru pelaku curanmor yg menyamar sbg driver ojek online seperti ini... salam waspada!!! @DivHumasPolri @CCICPolri @InfoHumasPolri @HumasMetroJaya @gojekindonesia @GrabID," tulis @bayususeno2001.


Rekaman video bertanggal 2/2/2018 tersebut merekam aksi dua orang yang diduga pelaku curanmor.


Kejadian yang terjadi pada pukul 12:52 siang hari tersebut nampak dua orang pria masuk ke sebuah halaman rumah.


Seorang pria dengan atribut driver ojek online lengkap, membonceng seorang pria berjaket dan helm merah.


Pria berhelm merah lalu masuk ke dalam bangunan, sedangkan pria dengan atribut ojek online menunggu di luar.


Setelah beberapa saat, pria berhelm merah yang juga mengenakan sebuah tas punggung keluar dengan mengendarai sebuah sepeda motor.


Kedua orang tersebut lalu pergi dari halaman rumah itu dengan mengendarai motor masing-masing.


Dalam video berdurasi 54 detik tersebut beberapa orang terlihat berlalu lalang di depan gerbang rumah tersebut tanpa rasa curiga.


Video yang telah ditayangkan lebih dari seribu kali penayangan tersebut diduga memuat modus baru pencurian kendaraan bermotor.


Sayangnya, hingga berita ini diturunkan tidak diketahui di mana peristiwa tersebut terjadi


Terkait hal tersebut, polisi akan segera menyelidiki perihal apa yang terjadi dalam video itu. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Aries Supriyono juga menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat.


"Harus berhati-hati selalu," ujarnya di konfirmasi, Rabu (14/2)


Masyarakat diminta untuk tidak takut menegur. Jikalau memang ada orang asing yang berhenti di depan rumah, ada baiknya orang tersebut ditanyakan kepentigannya.


"Misalnya di depan rumah," katanya.