Beritahati.com, Jakarta - Seorang pemotor berdiri dan joget-joget di atas kendaraannya yang melaju cukup kencang viral di media sosial. Sakhiun (43), dengan Honda Vario 125 miliknya di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, mendadak terkenal dan jadi bahan tontonan netizen.


Sekilas mirip aksi freestyler Internasional asal Indonesia yang sedang naik daun saat ini, yakni Wawan Tembong, tapi Sakhiun versi amatirnya.


Aksi Sakhiun, warga Kalibaru, Jakarta Utara, ternyata bukan hanya menarik perhatian netizen dan pengguna jalan raya saja, akan tetapi aparat Polsek Tamansari Jakarta Barat.


"Dulu kan saya masih mudanya pembalap pak. Jadinya sekarang coba lagi, masih bisa gak? Ternyata saya joget-joget begitu kebetulan banyak juga yang suka ambil videonya. Kan macet pak jadi kesannya.. wah kesannya joget-joget di jalanan hiburan juga kan pak," ujar Sakhiun saat memberi keterangan kepada polisi di Ruangan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Tamansari.


Akan tetapi, polisi tidak percaya begitu saja, karena di dalam video terlihat jelas, jalan raya sedang lengang dan semua kendaraan melaju kencang saat Sakhiun melakukan aksi 'freestyle' liarnya. Dengan begitu, polisi memberikan dia teguran keras.


Anggota polisi memberinya pengertian, bahwa itu melanggar aturan berkendara di jalan raya. Dan Sakhiun diminta tak mengulangi perbuatannya di manapun, walaupun dengan alasan menghibur pengendara yang terjebak macet.


Sementara itu, Kapolsek Tamansari, AKBP Erick Frenderiz mengatakan, tujuan utama Sakhiun berjoget di motor yang sedang ia kendarai kala itu sebenarnya hanya ingin cari sensasi dan ingin terkenal saja.


"Pemotor yang berjoget-joget di motornya saat masih melaju di jalanan Kawasan Gajah Mada, Tamansari, bertujuan hanya ingin jadi terkenal saja. Pengakuannya juga baru enam kali joget-joget di atas sepeda motor dalam kondisi melaju cepat di jalan raya. Kami berikan dia imbauan agar tak mengulanginya lagi," tegas Erick.


Sakhiun akhirnya minta maaf kepada polisi dan berjanji tidak akan mengulangi aksi amatiran yang bisa membahayan orang lain serta mencelakakan dirinya sendiri tersebut, apapun alasannya.


Semoga Sakhiun menyadari kelakuannya selama ini, karena bisa jadi saat ini tidak ada kejadian apa-apa. Tapi di kemudian hari jika mendapatkan hari sial, bisa saja akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, dan bisa melukai orang lain bahkan dirinya sendiri.


Banyak wadah jika masih ingin menjadi pembalap atau menjadi seorang freestyler, dan itu bukan di jalan raya.