Beritahati.com, Bekasi - "Hindari sanksi tilang kepada pengendara selama sosialisasi uji coba ini belum bersifat masif," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menginstruksikan jajarannya saat meninjau langsung penerapan rekayasa lalu lintas ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Barat Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin pagi (12/3).


Menurut Kapolri, penerapan ganjil genap dipandang baru berjalan atau baru disosialisasikan.


Dalam pengarahannya kepada jajaran Korps Lalu Lintas Polri, Kaplri juga menyampaikan agar penanganan terhadap pengendara yang masih bingung dengan aturan ganjil-genap mulai pukul 06.00-09.00 WIB bersifat persuasif.


"Bagi pengendara yang tidak tahu dengan aturan ini diminta putar balik saja sambil diberikan pengarahan perihal aturan tersebut," katanya.


Kapolri menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengintensifkan tiga kebijakan yang tengah diterapkan guna mengurai simpul kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek, yakni ganjil-genap, pengaturan angkutan barang golongan III, IV dan V serta prioritas lajur khusus angkutan umum untuk bus sedang dan besar.


"Kebijakan ini dimulai hari ini (Senin, 12/3). Sosialisasi jangan hanya terbatas pada media sosial dan media massa saja, tapi juga dorong pembentukan Posko Bersama lintas instansi terkait untuk mengakomodasi masukan publik," katanya.


Secara umum, Kapolri Tito menilai kesadaran pengendara terhadap solusi pengentasan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek ini mulai nampak. Sebab uji coba ganjil-genap ini justru memicu pergerakan kendaraan yang lebih pagi ke arah tol sebelum pemberlakuan diterapkan.