Beritahati.com, Jakarta - Nama Joko Widodo (Jokowi) sempat muncul dalam soal Ujian Nasional (UN) SMP dan SMA 2014, Padahal, kala itu Jokowi masih calon presiden. Kesalahan tersebut dipastikan tak akan terulang lagi di UN tahun ini.


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno mengaku, adanya nama capres di UN SMA 2014 menjadi catatan dan pengalaman luar biasa.


"Kami melakukan perbaikan untuk menghindari itu," katanya saat konferensi perspersiapan penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018, di Jakarta, Selasa (13/3).


Kemendikbud mengklaim sudah berupaya maksimal supaya kesalahan serupa tidak terulang dan selalu mengembangkan soal ujian. Ia menjelaskan pihaknya selalu melakukan quality control sesuai standar penulisan soal, SOP, dan secara sistematik.


"Itu sudah dilakukan bertahun-tahun dan termasuk penjaminan mutu," katanya.


Tetapi pihaknya tidak bisa memberi jaminan akan bebas dari kesalahan manusia.


"Toh presidennya kita belum tahu, bisa saja nanti ada nama yang sebelumnya bukan siapa-siapa kemudian ada di soal UN namun kemudian dia dideklarasikan jadi capres," ujarnya.


Sebelumnya, nama Gubernur DKI dan capres PDIP Jokowi dua kali muncul di soal Ujian Nasional (UN) SMA 2014 lalu.