Beritahati.com - Pemimpin tertinggi dunia Katholik, Paus Fransiskus mendesak pihak Israel agar serangan terhadap warga mayoritas sipil Palestitina di jalur Gaza segera dihentikan. Dia mengatakan, warga di kawasan tersebut merupakan masyarakat yang tidak berdaya. Dia mendesak dunia untuk segera mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut.


Namun sayangnya, Kementerian Pertahanan Israel tidak mau menuruti permintaan penyelidikan atas tewasnya 15 warga Palestina tersebut.


"Semoga cahaya Tuhan menerangi hati nurani semua pemimpin politik dan militer, sehingga pembantaian yang saat ini terjadi bisa segera diakhiri," kata Paus Fransiskus, Senin (2/4).


Pernyataan Paus langsung yang disampaikan dari balkon St Peters Basilica dihadapan puluhan ribu umat Katholik, dikeluarkan usai meninggalnya 15 warga palestina yang tewas ditembaki militer Israel ketika unjuk rasa yang berujung pada bentrokan di Jalur GazaPaus mengatakan, konflik yang terjadi di kawasan membantai warga tak berdaya tanpa ampun merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan.


Selain itu, Paus juga menyoroti perang yang terjadi di Ghouta Timur dan meminta diberikannya akses bantuan kemanusiaan.


Paus juga meminta untuk segera diwujudkannya kondisi damai di Sudah Selatan dan Republik Kongo. Dirinya juga mendesak untuk segera diciptakan perdamaian di kawasan konflik lainnya, terlebih di Suriah yang dilanda perang tanpa akhir.


Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini dan sejumlah pemimpin negara lainnya mendesak untuk segera dilakukan penyelidikan independen terkait pertumpahan darah yang terjadi di Gaza.