Beritahati.com, Perth - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menghadiri pertemuan Dewan Pembina Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation atau disingkat JCLEC bersama Kepala Kepolisian Federal Australia, Andrew Covin di Perth, Senin (9/4/2018).


Kapolri menuturkan, pertemuan tersebut merupakan sarana untuk memonitor perkembangan JCLEC sebagai wadah kerjasama pemberantasan terorisme dan kejahatan lintas negara di kawasan Asia Pasifik.


“JCLEC merupakan pusat pelatihan berkelas dunia. Dengan demikian, Indonesia berkeinginan mempertahankan posisi JCLEC sebagai acuan kerja sama internasional dan pusat peningkatan kapasitas,” ujar Kapolri.



JCLEC adalah pusat pelatihan dalam rangka kerjasama penegakan hukum yang didirikan berdasarkan “Joint Declaration” Polri dan Australian Federal Police yang ditandatangani di Bali oleh Kapolri Jenderal Pol Da’i Bachtiar dan Kapol Australia, Commissioner Mick Keelty, pada 5 Februari 2004.


JCLEC telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Megawati Soerkarnoputri pada 3 Juli 2004 di Semarang, bersamaan dengan peringatan HUT Polri ke-58. Saat ini, sekretariat JCLEC berada di Gedung TNCC Mabes Polri Jakarta, sedangkan untuk pelatihan ditempatkan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah.


Salah satu tujuan dibentuknya kerjasama ini untuk membantu Polri dan badan penegak hukum lainnya dalam mengembangkan kemampuan penyidikan baik untuk kejahatan terorisme maupun kejahatan lainnya, melalui pendidikan dan pelatihan.