Beritahati.com - Permainan fantastis ditunjukkan AS Roma saat menjamu Barcelona di perempat final Liga Champions musim 2017-2018 di Olimpico Stadium, Rabu (11/4) dinihari.


AS Roma yang kalah 1-4 dari Barcelona pada leg pertama, mampu membalikan keadaan dengan kemenangan telak 3-0. Dengan demikian Giallorossi berhak melaju ke semifinal karena lebih agresif di kandang lawan.


Di laga penentu itu, Barcelona memang lebih menguasai jalannya pertandingan, tapi Roma bermain lebih efektif.


Anak asuh Eusebio di Fancesco bahkan bisa menciptakan 16 peluang (7 shot on goal) berbanding 6 (2 shot on goal) milik Lionel Messi dkk.


Edin Dzeko langsung membuka asa Roma mengejar defisit gol ketika membobol gawang Barca saat laga baru berjalan enam menit. Memanfaatkan umpan panjang Danielle de Rossi, Dzeko dengan tenang menaklukkan Marc Andre Ter-Stegen, tuan rumah unggul 1-0.


Meski Roma banyak menciptakan peluang di paruh pertama ini, namun hingga jeda tidak ada lagi gol tambahan.


Sriagala Ibukota melanjutkan gaya permainan efektif di paruh kedua. Penalti De Rossi pada menit 58 membawa Roma unggul 2-0, aggregat semakin menipis 3-4. Penalti diberikan wasit setelah Gerard Pique menjatuhkan Dzeko di kotak terlarang.


Gol yang membuat publik tuan rumah semakin bersemangat menanti gol krusial. Sebab satu gol lagi Roma akan menyingkirkan Barcelona.


Benar saja, pada menit 82, Kostas Manolas membuat publik Olimpico bersorak lewat golnya memanfaatkan umpan sepak pojok Cengis Under. Sundulan bek asal Yunani itu membawa Roma unggul 3-0.


Dalam kedudukan aggregat 4-4 ini, keuntungan ada di pihak Roma karena mereka mampu mencetak gol di kandang lawan pada leg pertama.


De Rossi dkk berusaha mempertahankan keungulannya dan mencegah Lionel Messi dkk mencetak gol. Hingga laga usai skor 3-0 bertahan. Barcelona terhenti, dan Roma melangkah ke semifinal UCL untuk pertama kali sejak musim 1983/1984 silam.