Beritahati.com, Jakarta - Dalam rilis yang digelar Selasa, 10 April 2018, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono membeberkan bahwa berhasil dilakukan penangkapan kepemilikan dan penggunaan narkotika jenis sabu oleh seseorang yang seperti dikatakan argo dalam video, mengaku TIDAK AKAN DITANGKAP karena kenal dekat dengan seorang oknum polisi.


Atas informasi itu, disusunlah strategi penangkapan yang dipimpin Kompol Ocha, dalam struktur Komando langsung dari Dirkrim serta Wadirkrim Narkoba Polda Metro Jaya (PMJ). Dan ternyata pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan mengenai pernyataan pelaku yang jumawa bebas menggunakan narkoba karena kedekatannya dengan oknum polisi, akan didalami serius oleh penyidik PMJ untuk pengembangan kasus tersebut.


Dari pemeriksaan sementara, tersangka Gunarko Papan alias GP (55), mengaku sabu diperolehnya dari JJ. Sabu itu diduga berasal dari Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. Hingga kini, polisi pun masih memeriksa Gunarko untuk mengembangkan kasus tersebut.


"Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun," pungkas Argo.


(BACA JUGA) Bos percetakan diciduk simpan sabu di Hotel Sunlake Sunter


 



 


Video Shooting : Ibnu Hajar/Beritahati


Video Editing : Nofri Fajri/Beritahati