Beritahati.com, Jakarta - Pakar pertumbuhan anak dari Amerika Serikat, Dr. Deborah Weber, PhD mengatakan, cara terbaik bagi anak dalam belajar dan bertumbuh adalah lewat pengalaman langsung (hands-on experience). Setiap anak memiliki laju pertumbuhannya sendiri dan mencapai tahapan pertumbuhan yang penting dalam waktu yang berbeda.


Hal itu diungkapkan Weber dalam forum diskusi dengan topik seputar peran orang tua dalam mempersiapkan anak usia dini meraih kesuksesan dan mampu beradaptasi di era teknologi di MAMAIN Café, Senopati, Jakarta, Rabu (11/4/2018).


Untuk itu, Fisher-Price, perusahaan mainan anak edukatif yang digawangi Weber mengembangkan desain mainan dengan pendekatan holistik, dimana desain tersebut dibuat sesuai dengan kebutuhan setiap rentang usia anak agar dapat menstimulasi perkembangan fisik, sosial emosional, serta kecerdasan (kognitif).


(BACA JUGA) Deborah Weber : Dengan mainan edukatif, Anak tumbuh cerdas dengan bertahap


Dengan mengakrabkan anak pada mainan edukatif sesuai usianya sejak dini, anak-anak secara tidak sadar tengah membangun konsep dasar coding, sequencing, dan berfikir kritis lewat bermain. Hal ini merupakan faktor yang penting dalam proses tumbuh kembang mereka sebagai manusia dewasa yang mandiri dan cerdas kelak.


Namun perlu diingat, orang tua juga memainkan peranan penting dalam menstimulasi perkembangan anak lewat bermain. Cara terbaik untuk mendorong kemampuan berpikiri kritis pada anak adalah melalui pertanyaan.


(BACA JUGA) Dengan metode STEM, Anak membangun fondasi dirinya jadi pemikir besar kelak


Dalam kesempatan yang sama, presenter, penulis buku dan pemerhati tumbuh kembang anak, Nadia Mulya mengatakan, dirinya selalu percaya dengan cara belajar lewat bermain (learning through playing). Berkaca dari pengalamannya dalam membesarkan anak-anak, mereka mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai macam permainan yang berkualitas baik. Ternyata hasilnya dirasakan Nadia setelah bertahun-tahun kemudian, dimana anak-anak memperlihatkan prestasinya di sekolah.


"Kadang sebagai orang tua, kita tidak menyadari bahwa stimulasi yang kita berikan kepada anak melalui permainan telah membentuk kemampuan berpikir anak yang sangat berguna di kemudian hari," ujar Nadia di MAMAIN Cafe, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (11/4/2018).


Bagi Nadia, merupakan pengalaman yang berharga bagi dirinya ketika melihat anak-anak bermain dengan bahagia. Karena, tanpa mereka sadari, sambil bermain, mereka sesungguhnya sedang mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada momentum tersebut.