Beritahati.com, Jakarta - Tak kurang dari 75 persen pengguna jasa penyeberangan laut antar pulau memiliki minat baca yang sangat tinggi. Hal ini diungkapkan Manager Sumber Daya Manusia dan Umum PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Cabang Merak, Cristopher, di Kantor ASDP Merak, Cilegon, Banten, Rabu (11/4/2018).


Untuk itu, secara khusus Cristopher meminta penambahan jumlah Buletin dan Majalah Parlementaria yang dikirim ke Pelabuhan Merak tiap pekannya, karena dari 200 eksemplar yang ada di tiga rak yang disediakan, ludes dalam sepekan karena dibawa penumpang kapal penyeberangan untuk dibaca di dalam kapal.


Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Penerbitan Setjen dan BK DPR RI sekaligus Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Distribusi Majalah dan Buletin Parlementaria, Sunardi, akan segera mengevaluasi permintaan penambahan jumlah tersebut.


“Salah satu tujuan adanya produk ini adalah agar DPR lebih dekat kepada masyarakat, begitu pula sebaliknya. Dan juga agar masyarakat luas mengetahui apa saja yang telah dan akan dikerjakan oleh perwakilannya di Senayan,” terang Sunardi.


Terlebih lagi, setelah mengetahui salah satu pegawai ASDP Merak memiliki terobosan baru berupa Program ‘Pustaka Bergerak’. Radmiadi, si pegawai ASDP Merak, berkeliling setiap pekannya menggunakan perahu mengunjungi pulau-pulau kecil yang kesulitan mendapatkan akses buku.


“Terkait Pustaka Bergerak, kami akan memilah apa saja produk terbitan DPR yang dapat disalurkan. Tentu saja segmentasi pembacanya akan kami perhitungkan juga,” tambahnya.


Pada kegiatan monitoring ke ASDP Merak, Rabu, 11 April 2018 kemarin, tim menemukan rak majalah yang kondisinya sudah seharusnya diganti. Sunardi berjanji akan segera menindaklanjuinya. Kegiatan monitoring Majalah dan Buletin Parlementaria ke ASDP Merak juga diikuti sejumlah anggota, diantaranya Mediantoro, Eko Priyanto, Maria Dumaris Simanjuntak, Yudi Kresna, Barliansyah, Mustaqiim dan Erman Suhendri. (DPR RI)