Beritahati.com, Jakarta - Kepada para peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXVIII 2018, Panglima TNI menekankan sebagai generasi penerus bangsa agar menunjukkan dan meningkatkan kualitas masing-masing selama pendidikan dan selama hayat dikandung badan, agar para Taruna-Taruni dari Akademi Angkatan dan Kepolisian, Praja IPDN serta mahasiswa nantinya menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang membawa kemajuan bagi masyarakat.


Panglima TNI menekankan, sebagai insan yang beriman dan bertaqwa agar senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap pelaksanaan tugas, laksanakan setiap penugasan dengan keikhlasan, kesungguhan dan rasa tanggung jawab.


"Sebagai generasi penerus bangsa, berbaur dan menyatulah dengan rakyat, pahami kearifan dan budaya luhur bangsa agar dapat menjadi pengemban amanat rakyat yang baik di masa mendatang," kata Panglima TNI dalam pidato pembukaan Latsitardanus XXXVIII 2018, di Alun-Alun Serang, Provinsi Banten, Kamis (12/4/2018).



Selain itu, Panglima TNI menekankan, jadikan kesempatan ini sebagai peluang untuk mengembangkan wawasan kemampuan dan bekal dalam mengimplementasi aktualisasi diri nanti di masyarakat, serta bangun integrasi kerja sama dan kemanunggalan dengan segenap komponen bangsa untuk menghadapi tantangan masa mendatang demi keberhasilan pembangunan nasional.


Latsitardanus XXXVIII 2018 diikuti 945 peserta, yang terdiri dari Taruna dan taruni Akmil sebanyak 225 personel, 102 AAL, 119 AAU, 279 Akpol dan 100 Praja IPDN ditambah 120 Mahasiswa.


Mereka semua nantinya secara bersama-sama dengan masyarakat tersebar di empat wilayah yaitu Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, Kabupaten Serang dan Pandeglang, untuk melakukan banyak kegiatan gotong royong, dan sosial kemasyarakatan, serta kamtibmas.



Sebelum melaksanakan upacara pembukaan Latsitardanus XXXVIII 2018, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto silaturahmi dengan Tokoh Ulama Kharismatik Banten KH. Abuya Muhtadi Dimyathi, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat se-wilayah Banten, bertempat di Kantor Bupati Serang, Jl. Veteran No. 1, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.


Di penghujung silaturahmi, Panglima TNI meminta kepada KH. Abuya Muhtadi Dimyathi untuk memimpin doa bersama agar pelaksanaan Latsitardanus di Provinsi Banten berjalan dengan aman dan lancar, serta mendoakan agar pemuda dan pemudi sebagai kader pemimpin berguna bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia dengan mendapat bimbingan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.


Hadir dalam acara tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin, Danjen Akademi TNI Laksdya Siwi Sukma Adji, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan para Asisten Panglima TNI serta Gubernur Angkatan.