Beritahati.com, Jakarta - Mengenai Bawaslu dan KPU yang kerap bertentangan atau berseberangan dalam beberapa keputusan mengenai pelaksanaan Pemilu 2019, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo atau karib disapa Bamsoet juga tak mau panjang berpolemik.


"Mari kita serahkan kepada publik untuk melakukan evaluasi. Dan untuk bagian legislatif, kita kembalikan ke Komisi II DPR saja, karena KPU itu mitra Komisi II," kata Bamsoet menjawab pertanyaan wartawan, seperti rekaman wawancara yang diterima Beritahati, Sabtu (14/4/2018).


Pertentangan antara Bawaslu dan KPU juga dipandang wartawan dengan pendapat bahwa, beberapa keputusan yang menjadi pertentangan, telah membuat Pemilu 2019 mendatang menjadi 'kegemukan' akibat ada 16 Parpol yang bercokol didalamnya.


"Begini, kita murni saja, artinya kita pernah mengalami lebih dari itu, tapi kan akhirnya secara alamiah mengerucut juga. Yang saya perkirakan, atau dalam prediksi saya, batas aman adalah 4 persen," ujar Bamsoet.


Lanjut menuturkan, menurut Bamsoet, dengan perkiraan batas aman 4 persen tersebut, kemungkinan besar hanya ada delapan partai yang lolos nantinya. Dan jika terjadi demikian, dirinya sangat mensyukuri hal tersebut.


"Sebagai orang yang sudah lama berkelok dalam politik, dan memahami peta kekuatan politik di Indonesia, menurut saya, makin sedikit partai, semakin bagus buat bangsa ini," pungkasnya.