Beritahati.com, Jakarta - Pada kesempatan HUT Ke-66 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, selama 66 tahun perjalanan pengabdian, satuan Kopassus telah menorehkan catatan tinta emas dalam mengemban setiap misi yang dipercayakan oleh negara.


Misi yang diemban Kopassus adalah, Penumpasan DI/TII, PRRI/Permesta, Operasi Dwikora, Operasi Trikora, Penumpasan G 30 S/PKI, Operasi Woyla, Operasi Mapenduma, Operasi Somalia, Operasi Tinombala, sampai pada Operasi Pembebasan Sandera di Banti Papua akhir 2017 silam.



“Keberhasilan pada berbagai palagan tersebut mencerminkan kualitas perorangan maupun satuan Kopassus yang dilandasi nilai-nilai ksatria, militansi, loyalitas, dan tentunya profesionalisme,” ucap Panglima TNI dalam sambutan khusus memperingati 66 tahun lahirnya Kopassus dengan tema “Mewujudkan Prajurit Kopassus Yang Disiplin, Profesional dan Dicintai Rakyat Dengan Dilandasi Akhlak, Moralitas dan Integritas”, bertempat di Gedung Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018).




Menurut Panglima TNI, selama ini seluruh prajurit Kopassus memiliki tiga hal yang menjadi prinsip dalam bertindak yaitu Berani, Benar dan Berhasil. Berani karena memiliki jiwa Ksatria dan Militansi yang tinggi, Benar karena Loyalitas yang tegak lurus dalam rantai komando dan Berhasil karena selama 66 tahun Kopassus selalu menerapkan profesionalisme sebagai suatu nilai yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, baik dalam setiap kegiatan operasi maupun latihan.




“Pesan saya, agar prajurit-prajurit Kopassus tidak menjadi personal yang tinggi hati dan jauh dari rakyat hanya karena semua kecakapan dan prestasi yang telah diraih. Ingatlah, bahwa seluruh keberhasilan dan prestasi Kopassus tidak mungkin diraih tanpa dukungan dan doa dari seluruh rakyat Indonesia,” tutup Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.


“Dirgahayu Kopassus, Tribuana Chandraca Satya Dharma”