Beritahati.com, Bogor - Sekretariat Jendral dan Badan Keahlian DPR RI menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III. Inspektur Utama Sekretariat Jendral dan Badan Keahlian DPR RI Setyanta Nugraha berharap seluruh CPNS menjunjung tinggi nilai-nilai dasar sebagai abdi negara, sehingga nantinya mampu menjalankan tugas secara profesional sebagai pelayan masyarakat.


“Penyelenggaraan diklat diharapkan dapat diikuti dengan baik dan sungguh-sungguh. Karena kami mau pelatihan dasar tidak hanya menghasilkan kelulusan dengan nilai baik, tetapi menciptakan PNS yang berintegritas, jujur, kompeten dan akuntabel dalam melaksanakan tugas,” ungkap Totok, sapaan akrab Setyanta, saat membuka diklat di Wisma Griya Sabha Kopo DPR RI, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Senin (16/4/2018), seperti dilansir laman resmi DPR RI.


Dijelaskan Totok, diklat ini wajib dilakukan merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa CPNS wajib menjalankan masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang.


“Dasar itu yang kami gunakan dalam membentuk PNS profesional yang berkarakter, yaitu PNS yang sikapnya dibentuk oleh sikap dan perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan pengetahuan tentang kedudukan PNS di NKRI, serta menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu menjalankan perannya secara profesional sebagai pelayanan masyarakat,” jelasnya.


Diklat ini diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekretariat Jendral dan Badan Keahlian DPR RI, didampingi Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat (Pusat P3D) dan Lembaga Adminsitrasi Negara (LAN) RI.


Peserta diklat prajabatan tersebut merupakan CPNS yang direkrut pada 2017 silam. Dari 2101, peserta hanya 55 orang yang lulus seleksi. Diklat tersebut akan berlangsung selama 113 hari, mulai 16 April hinggal 22 Mei 2018. (DPR RI)