Beritahati.com, Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya peran Fakultas Kedokteran dalam meningkatkan ilmu pengetahuan kesehatan dan kedokteran. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Baleg Arif Wibowo saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Baleg ke Kota Malang, Jawa Timur, guna pemantauan implementasi Undang Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran.


“Undang-Undang ini menjawab dan memberikan solusi atas persolan di masyarakat terkait praktik dan pendidikan kedokteran seperti, peran Fakultas Kedokteran dalam meningkatkan penguasaan pemanfaatan, penelitian, serta pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran dan kedokteran gigi,” papar Arif di Kantor Wali Kota Malang, Jawa Timur, Senin (16/4/2018), seperti dilansir laman resmi DPR RI.


Arif menegaskan, bahwa keberadaan UU Pendidikan Kedokteran merupakan salah satu yang penting dan strategis untuk melindungi masyarakat dengan pelayanan dokter berkualitas. Dia juga menyampaikan tentang peningkatan kualitas dan daya saing dokter dan dokter gigi Indonesia, dalam menghadapi persaingan global dan beragamnya varian penyakit baru di tengah masyarakat.


Meskipun demikian, Baleg menyadari saat ini jumlah dokter dan dokter gigi masih minim, padahal kebutuhan akan keahlian ini penting di tengah-tengah masyarakat. Oleh sebab itu, keberadaan UU ini berusaha menjawab permasalahan tersebut.


Pasalnya, UU Pendidikan Kedokteran mengamanatkan beberapa kebijakan dan peraturan pelaksanaan yang perlu dibuat oleh pemerintah, yakni sebanyak 19 peraturan pelaksana yang terdiri empat Peraturan Pemerintah (PP) dan 15 Peraturan Menteri (Permen). (DPR RI)