Beritahati.com, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebutkan penyebab terjadinya pembunuhan yang dilakukan oleh Petrus Paukus Ualubun (21) adalah karena korban dimasukan ke grup LGBT.


"Anak itu dimasukkan ke grup WA yang LGBT itu, tapi dia bukan pelaku (LGBT) maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup itu," kata Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (17/4/2018).


Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menyebutkan setelah dimasukan ke dalam grup WA tersebut, korban diminta memfoto alat kelamin korban dan dibagikan di grup tersebut namun korban menolaknya. Akhirnya, tersangka memanggil korban dan dilakukan pembunuhan.


Akhirnya di situ dia disuruh mempotret barang yang tidak bisa ditampilkan. Dia marah dan manggil dia," ucap Argo.


Sebelumnya diberitakan, seorang pria diketahui bernama Ali Rahman ditemukan tewas tergeletak di Gang Waru, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (16/4) sekitar pukul 20.00 WIB.


Saat itu, penyebab kematian warga Jalan Swasembada, Jakarta Utara tersebut belum diketahui, namun dalam identifikasi ditemukan beberapa luka ditubuhnya.


Tidak butuh waktu lama, Jajaran Polres Metro Jakarta Timur langsung mencari pelaku dan berhasil ditangkap di rumah kakaknya di Cikarang Selatan pada Selasa (17/4/2018) sekitar pukul 06.45 WIB.


"Penangkapan dilakukan pada hari Selasa tanggal 17 April 2018 pukul 06.45 wib di rumah kontrakan kakaknya bernama Johanes D Aulubun di wisma Pondok anugerah group Jl. Raya Serang Rt. 12/06 No. 33 Desa Sukadami Kec. Cikarang Selatan," kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/4).