Beritahati.com, Jakarta - Kuasa Hukum Setya Novanto, yakni Firman Wijaya memastikan penyelesaian administrasi terkait pemindahan Novanto sudah selesai, walau memang masih ada kendala, namun tak ada ganjalan.


Pihaknya, kata Firman, mengurusi segala kekurangan pemenuhan administrasi saja, sedangkan proses pemindahan kliennya adalah sepenuhnya kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


"Prosedur administrasi untuk proses pemindahan sudah kami lakukan sejak pagi. Mulai dari berita acara pengeluaran sampai dengan pelimpahan berkas," ujar Firman kepada wartawan, Jumat (4/5/2018).


Intinya di sini, Firman ingin menjelaskan bahwa proses kepindahan Setya Novanto, terpidana kasus korupsi e-KTP, tak ada ganjalan lagi. Bahkan dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga sudah tak ada ganjalan apa-apa mengenai kepindahan kliennya dari Rutan kelas 1 Jakarta Timur Cabang Rutan KPK ke Lapas Sukamiskin.


Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) KPK, Febri Diansyah menyatakan hal yang sama, karena pihak Novanto sendiri telah membayarkan denda Rp 500 juta dan biaya perkara Rp 7.500. Namun untuk pembayaran uang pengganti belum dilakukan selain uang titipan Rp 5 miliar sebelumnya.


"Tapi pihak SN (Setya Novanto) telah menyerahkan surat kesanggupan membayar," ujar Febri.


Mantan ketua DPR RI, Setya Novanto, terbukti melakukan korupsi dalam proyek E-KTP dan telah divonis 15 tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan tipikor, Jakarta.



Video : Tasya Dinda/Beritahati
Video Editor : Nofri Fajri/Beritahati