Beritahati.com, Jakarta - GERANAT (Gerakan Rakyat Nusantara Anti Terorisme) menggelar aksi damai bersama masyarakat luas, di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (16/5/2018) siang hingga sore hari.


Aksi damai ini untuk menuntut sekaligus mendesak Pansus RUU Anti Terorisme mempercepat pengesahan RUU Terorisme menjadi Undang Undang (UU).



"Kejadian yang menimpa Indonesia selama kurun dua pekan belakangan ini rupnya belum membuka partai-partai yang ada di DPR ini untuk segera mengesahkan RUU Terorisme. Kami mendorong keras mereka untuk segera melakukannya," ujar koordinator aksi, Tirtayasa, Rabu (16/5/2018).


Sementara itu, Koordinator Dokumen dan Mediasi, Rinaldi menekankan, ujung dari aksi ini adalah masuk ke Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi berupa tuntutan masyarakat yang memang sudah muak dengan aksi-aksi teror belakangan ini, yang dianggap sebagai imbas dari terkatung-katungnya RUU Terorisme selama lebih kurang 2 (dua ) tahun.



"Mau ada kepentingan apa lagi buat orang atau partai yang menolak pengesahan RUU ini? nyawa rakyat sudah berjatuhan, nyawa aparat sudah bergelimpangan. Kepentingan siapa sih yang dipertahankan orang-orang yang menentang pengesahan RUU ini? Teroris atau NKRI?" ujar Rinaldi.


Sedangkan bagi Timothy, Koordinator Massa Aksi menekankan, bahwa ini adalah aksi damai.



"Masyarakat sedang menderita akibat teror, kami ingin ini damai saja," tandasnya.


Akhirnya, perwakilan GERANAT diterima oleh Kasubag Kesekretariatan Persidangan Paripurna/Kesekretariatan Pansus RUU Terorisme, Mitra, di ruang kerjanya, Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.



Aspirasi GERANAT akan disampaikan kepada Anggota DPR RI, khususnya Pansus RUU Terorisme.


Setelah mengalami masa reses sejak akhir April 2018, rencananya DPR RI akan memasuki persidangan Paripurna pada Jumat, 18 Mei 2018, dan diharapkan agenda pengesahan RUU Terorisme dapat segera diselesaikan.