Beritahati.com, Jakarta - Menyikapi perkembangan proses hukum Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bengkulu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) memutuskan mencopot Dirwan Mahmud, sekaligus menunjuk H. Yurman Hamedi sebagai Plt Ketua DPW Bengkulu Partai Perindo. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perindo, Ahmad Rofiq dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/5/2018).

“Partai Perindo dengan ini memutuskan untuk melepas jabatan Dirwan Mahmud sebagai Ketua DPW Bengkulu dan menyerahkan secara penuh proses hukum yang ada kepada KPK,” ujar Rofiq

Belajar dari kasus Dirwan, Rofiq mengimbau agar seluruh pimpinan, dan kader Partai Perindo untuk tidak mencoba-coba berkompromi dengan praktik korupsi, dimana hal tersebut merupakansalah satu tindak kejahatan luar biasa, dan masuk kejahatan kemanusiaan yang besar. 

“Partai Perindo merasa  prihatin atas apa yang terjadi terhadap Ketua DPW Bengkulu, Dirwan Mahmud. Namun korupsi adalah musuh bersama, jadi siapapun yang bersentuhan dengan hal itu, maka sanksi pemberhentian dari  partai akan datang jauh lebih cepat tanpa harus ditunggu lama,” tegasnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Bupati Bengkulu Barat, Dirwan Mahmud, sekaligus Ketua DPW Partai Perindo Bengkulu, kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sudah ditetapkan menjadi tersangka dugaan suap. 

“ Partai Perindo menyarankan Dirwan Mahmud menggunakan hak hukumnya atas kasus yang dihadapi, dan apabila di kemudian hari ternyata dinyatakan tidak bersalah, maka Partai Perindo akan memulihkan jabatannya sebagai Ketua DPW Bengkulu,” imbuhnya.