Beritahati.com, Jakarta - Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo menyatakan, p oros bahari Indonesia diprediksi makin seksi menarik kunjungan wisman di tahun ini. Sebab, jalur laut tumbuh signifikan di beberapa wilayah. Target menjaring 380 ribu wisman di tahun ini dari pintu dermaga pelabuhan pun terus terbuka lebar.


Momentum pun didapatkan beberapa wilayah. Bersandarnya kapal pesiar Genting Dream di Tanjung Priok, Rabu (4/4/2018) silam, dipercaya menjadi katalis melesatnya gairah pariwisata bahari. mengungkapkan, Genting Dream menjadi penarik kunjungan cruise lain.


“Kedatangan Kapal Genting Dream ini sangat penting. Genting Dream ini bisa jadi penarik cruise lain untuk bersandar di beberapa pelabuhan di Indonesia. Sekarang ini sudah ada banyak pelabuhan yang disiapkan untuk disinggahi, termasuk Tanjung Priok ini,” ungkap Indroyono.


Genting Dream ini sangat special. Statusnya merupakan kapal termewah di Asia Pasifik. Desain teritorinya pun setara hotel bintang lima. Posturnya jumbo dengan kemampuan angkut 6.000 orang. Kapal ini memiliki 19 lantai dan dilengkapi 1.686 kamar. Harganya pun diperkirakan lebih dari USD1 Miliar.


“Sebenarnya secara infrastruktur beberapa pelabuhan siap dan bagus. Bersandarnya Genting Dream semakin menguatkan persepsi ini. Kami tentu gembira karena tren kunjungan kapal pesiar di wilayah Jakarta ini positif,” terangnya lagi.


Tren positif terus dibukukan Pelabuhan Tanjung Priok. Pada 2017, jumlah kunjungan kapal pesiar pun mencapai 12 unit. Beberapa cruise yang pernah singgah diantaranya Volendam (Belanda), Pacifik Eden (Inggris), dan MS Start Clipper (Eropa).


Dari kunjungan curuie tersebut, ada 62.728 wisman yang turun di Tanjung Priok. Jumlah tersebut naik 3,99% dari rentang 2016. “Upaya untuk mendorong pertumbuhan wisman dari jalur laut terus dilakukan. Beberapa wilayah lain juga positif,” pungkasnya.