Beritahati.com, Depok - Sidang lanjutan kasus penipuan First Travel berlangsung dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa Siti nurhaida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, di Ruang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Senin (21/5/2018), sejak pukul 12.00 WIB sampai selesai.


Satu yang aneh dan cukup unik dari persidangan ini adalah, pembacaan pledoi Kiki diiringi penaikan spanduk 'para pendukung' First Travel yang menginginkan majelis hakim menolak semua tuduhan yang ditujukan kepada First Travel serta tiga terdakwanya, yakni Anniesa Devitasari Hasibuan, Andika Surachman, serta Siti Nurhaida Hasibuan alias Kiki Hasibuan.



Melalui spanduk-spanduk tersebut, massa mengklaim bahwa seluruh jamaah sudah memilih untuk berdamai dengan First Travel dibandingkan melanjutkan tuntutan.


Sebelumnya diberitakan, sidang lanjutan kasus First Travel, di Ruang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jalan Boulevard GDC, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Senin (21/5/2018), sejak pukul 12.00 WIB sampai selesai.



Sidang menghadirkan terdakwa, Anniesa Devitasari Hasibuan, Andika Surachman, serta Siti Nurhaida Hasibuan alias Kiki Hasibuan. yang didampingi penasehat hukum Reinhard Halomoan dan Wawan Ardianto.


Persidangan dipimpin oleh Hakim Ketua Sobandi, didampingi dua hakim anggota, Teguh Arifianto dan Yulinda.


Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai Heri Jerman, bersama Tiazara Lenggogeni, AB. Ramadhan, Mukhamad Tri Setyobudi, serta Tri Sumarni, menyampaikan fakta-fakta persidangan terkait sejumlah bukti-bukti yang ditemukan dalam kasus penipuan yang dilakukan biro umrah First Travel terhadap para calon jamaah.


Dalam persidangan ini juga menjadi kesempatan bagi terdakwa Kiki Hasibuan membacakan pledoi, setelah sebelumnya melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang meringankan Kiki.


Sidang akan dilanjutkan pada Rabu, 30 Mei 2018, pukul 09.00 WIB dengan agenda pembacaan putusan sidang.


Walau sidang juga dipenuhi belasan 'massa pendukung' First travel, akan tetapi tetap berjalan aman dan lancar, dalam pengawalan ketat 35 anggota kepolisian dari Polres Depok dan Polsek Sukmajaya, dibawah pimpinan Wakapolsek Sukmajaya, AKP Syah Jhoan.