Beritahati.com, Yogyakarta - Setelah ditundukkan Persis Solo dalam laga uji coba perdana Timnas U-19 dengan skor 3-0 di Stadion Manahan Solo, kini anak asuh Indra Sajfri akan kembali melakukan uji coba kedua dengan PSS Sleman, yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu malam, 2 Juni 2018.


Asisten pelatih Timnas U-19, Miftahudin Mukson mengatakan, pembelajaran yang didapat di Solo dengan kekalahan 3-0 bisa diperbaiki saat berlaga melawan PSS Sleman agar kedepannya Timnas U-19 bisa lebih baik .


“Tim ini masih berkembang, masih banyak butuh adaptasi dan perbaikan, sehingga kedepannya di AFF dan AFC bisa membawa nama baik bangsa di kancah internasional,” katanya, Jumat (1/6/2018).


Uji coba melawan PSS Sleman ini, kata dia, adalah ajang untuk memperbaiki organisasi permainan, jangan sampai terulang lagi seperti saat melawan Persis Solo.


“Nah implementasi perbaikan tim nantinya akan berlangsung saat melawan PSS Sleman yang tentunya punya gaya sendiri dan ini juga akan menjadi pembelajaran bagi tim. Ibaratnya kami disini sekolah dan ujiannya nanti di AFF dan AFC,” ujarnya.


Asisten Pelatih Timnas yang kini ditunjuk sebagai pelatih sementara PS Tira ini mengatakan, akan melakukan uji coba terutama para pemain baru karena masih ada yang belum dicoba saat melawan Persis Solo, sehingga melawan PSS Sleman nanti coba dimainkan.


“Kita ingin mengetahui sejauh mana pemain baru ini bisa beradaptasi dengan pemain lama yang sudah bermain untuk Timnas U-19. Kami ingin melihat kemampuan terbaik mereka," ungkapnya.


Abimayu, salah satu pemain Timnas U-19 mengatakan, dirinya dan seluruh pemain Timnas U-19 siap untuk bermain dan semoga bisa mendapatkan pelajaran dari para pemain senior di PSS Sleman dan bisa bermain lebih baik dari sebelumnya, sekaligus menghibur masyarakat yang datang ke stadion.


“Semoga nantinya kita juga bisa membawa nama harum bangsa di kancah AFC dan AFF,” ujarnya.


Sementara Pelatih PSS Sleman Setyo Nurdiyanto mengatakan, menghadapi Timnas U-19 tidak sebagai ajang untuk mencari kemenangan akan tetapi untuk melihat perkembangan para pemain, karena tim yang dipersiapkan baru seminggu.


“Masih banyak kelemahan dan kita ingin melihat perkembangan para pemain. Sehingga jika mereka tampil buruk bisa langsung dievaluasi," katanya.


Setyo juga mengaku meski Timnas U-19 baru saja terbentuk, namun para pemainnya punya kualitas lebih dan banyak tampil di klub-klub liga Indonesia, dan ini artinya tim PSS Sleman juga sekaligus belajar bagaimana coach Indra Sjafri meracik para pemainnya.


“Saya juga akan memberikan kesempatan semua untuk tampil dan permainan akan terbuka, sehingga kelemahan masing-masing tim bisa diketahui. Apalagi teknik pemain Timnas U-19 jauh lebih baik dari PSS Sleman,” ucapnya.