Beritahati.com, Yogyakarta - Ricuh antara Bonek dan Jackmania jelang Persebaya kontra Persija mengakibatkan kerusakan mobil milik Panpel PS Tira, terbakarnya unit sepeda motor dan kerusakan pintu kaca di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta.

Bentrok antara suporter yang sama-sama fanatik dan dikenal telah menjadi musuh bebuyutan tersebut juga menyebabkan puluhan suporter mengalami luka-luka, dari bocor di kepala, hingga patah kaki akibat lari, terjatuh, atau terinjak.

Palang merah Indonesia (PMI) Cabang Bantul mencatat, 46 suporter dari dua kesebalasan mengalami luka-luka akibat bentrok antar suporter yang terjadi sejak Minggu sore, 3 Mei 2018, hingga malam.




Korban yang mendapat perawatan di RSU Paku Bantul sebanyak 12 orang, RSUD Bantul 12 orang, RS Rahma Husada 4 orang, RSKB Ring Road 1 orang, RS Griya Mahardika 2 orang, RS Hardjo Lukito 1 orang, RS Wirosaban 5 orang, Puskesmas Pleret 1 orang dan ditangani ditempat 3 orang.

"Semua korban kebanyakan luka dibagian kepala akibat terkena lemparan batu saat bentrokan. Ada juga yang patah kaki karena lari dan terjatuh," kata relawan PMI, Gandung, Senin (4/6/2018).

Gandung memastikan, sebagian besar korban adalah dari Jackmania, akibat kalah jumlah suporter saat pecah bentrokan.

"Saya sempat menolong satu suporter Jackmania yang kemungkinan patah kaki karena sudah tidak mampu berjalan, akibat lari dan terjatuh," imbuhnya.

PMI Cabang Bantul mengerahkan 43 petugas dan 7 unit mobil ambulans atau hampir 80 persen petugas PMI Cabang Bantul berada disekitar Stadion Sultan Agung.