Beritahati.com, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, yang diwakilkan oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya Didit Herdiawan, memimpin Apel Khusus Pemberangkatan pemudik bareng keluarga besar Mabes TNI dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M, sejumlah 692 orang, bertempat di Lapangan GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/6/2018).


Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan bahwa Prajurit dan PNS TNI harus menjaga suasana Ramadhan dan Idul Fitri agar tetap kondusif dan penuh kekeluargaan tanpa mengurangi kewaspadaan terhadap situasi di lingkungan masing-masing.



Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa dalam pelaksanaan cuti bersama, Prajurit dan PNS TNI jangan mudah terpancing dengan hal-hal yang berpotensi melemahkan persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk yang dapat merusak sinergi TNI-Polri.


“Carilah solusi terbaik bila ada masalah yang timbul dengan cara mengedepankan sikap berpikir posistif, rendah hati dan tidak emosional,” ujarnya.



Hadi juga menyampaikan beberapa pesan untuk menjadi perhatian selama menjalankan cuti bersama, yaitu :


Pertama, senantiasa menjaga keamanan dan mengutamakan keselamatan baik diri sendiri, anggota keluarga maupun perlengkapan yang dibawa.


Kedua, jaga nama baik TNI dengan selalu menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta Panca Prasetya Korpri. Hindari tempat-tempat rawan yang dapat menimbulkan kerusuhan.


Ketiga, tepati waktu pelaksanaan cuti bersama, tunjukan bahwa Prajurit dan PNS TNI adalah aparatur negara yang disiplin dan professional.


Dalam pelaksanaan mudik bersama keluarga besar Mabes TNI dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M, berjumlah 692 orang dengan menggunakan 15 unit bus tujuan Jakarta-Surabaya, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Purworejo dan Jakarta- Semarang.