Beritahati.com, Jakarta - Minyak kelapa merupakan minyak yang diperoleh dari kelapa, yang sebagian besar mengandung lemak jenuh. Asam lemak jenuh yang terdapat di dalam minyak kelapa sebagian besar terdiri dari trigliserida rantai sedang, seperti laurat, kaprilat, kaprat, miristat, dan asam palmitat; yang merupakan agen antiinflamasi (anti radang) dan anti mikroba.


Asam laurat telah banyak digunakan untuk mengobati berbagai gangguan kesehatan, seperti infeksi jamur, ulkus lambung, pneumonia, kolitis ulserativa, dan berbagai gangguan penyerapan makanan (malabsorpsi). Trigliserida rantai sedang lebih mudah dicerna oleh tubuh dibandingkan dengan trigliserida rantai panjang. Beberapa zat lainnya yang juga terdapat di dalam minyak kelapa adalah asam linoleat, asam lemak tidak jenuh ganda, asam oleat, asam lemak tidak jenuh tunggal, polifenol, vitamin K, vitamin E, dan zat besi.


Minyak kelapa dapat digunakan untuk memasak. Untuk mencegah terjadinya berbagai perubahan komposisi kimiawi di dalam minyak kelapa yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, jangan memanaskan minyak kelapa di atas 176°C.


Selain memasak, minyak kelapa seringkali digunakan di dalam pelembab, krim, dan sabun untuk mencegah kulit kering dan mengelupas. Minyak kelapa juga telah banyak digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kulit seperti psoriasis, eksim, dan dermatitis. Minyak kelapa juga sering ditambahkan di dalam berbagai produk perawatan rambut untuk mengatasi rambut kering dan rusak.


Sumber: healthyeating.sfgate