Beritahati.com, Jakarta - Polisi hingga kini ini masih terus mempertimbangkan Doni, Koordinator Wilayah Jakmania Kemayoran Jakarta Pusat, menjadi tersangka pecahnya kericuhan saat  laga Final Piala Presiden pada Minggu (19/10) lalu.

Doni, yang merupakan salah satu petinggi Jakmania diduga telah melakukan provokasi yang menyebabkan pecahnya Keributan di sejumlah wilayah di Ibukota saat menjelang dan berlangsung pertandingan Final Piala Presiden 2015.

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan Sekjen Jakmania, Febriyanto (27) sebagai tersangka provokasi dengan menggunakan media sosial, Twitter.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Muhammad Iqbal membenarkan satu orang lagi petinggi Jakmania kawasan Kemayoran,  Jakarta Pusat, bernama Doni tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan provokasi yang dilakukan saat laga final Piala Presiden 2015 lalu.

"Sudah diperiksa beberapa kali, namun status Doni masih sebatas seorang saksi. Kemungkinan jadi tersangka juga bisa bila ditemukan alat bukti cukup," ujar Kombes Pol M. Iqbal, Rabu (21/10).

Hingga kini, lanjut M. Iqbal,  penyidik atas kasus provokasi tersebut tengah memanggil beberapa saksi lainnya terkait provokasi yang di lakukan Doni.

Saksi saksi tersebut diperiksa untuk membuktikan keterlibatan Doni dalam memprovokasi hingga terjadi keributan.