Beritahati.com, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor merespon keluhan karena antrean ratusan warga Kota Bogor yang ingin mengurus E-KTP.


Wali Kota Bogor tiba di Kantor Disdukcapil Kota Bogor sekira pukul 05.30 WIB, dengan mengenakan pakaian muslim berwarna hitam, Ia langsung menerima keluhan warga yang datang dari 6 kecamatan dan rata-rata mengaku datang sejak pukul 02.00 WIB, Selasa (03/7) pagi.


Melihat kondisi tersebut, Bima berjanji akan mengevaluasi sistem pelayanan pengurusan E-KTP sehingga lebih praktis, efisien dan lebih cepat. Bahkan kepada warga yang sedang mengantri Bima memberikan penjelasan kepada warga mengenai proses E-KTP yang siap dicetak.


Nantinya data kependudukan hasil rekaman terlebih dahulu diverifikasi dan divalidasi pemerintah pusat (Kemendagri) guna menghindari data ganda, jika sudah diverifikasi akan dikirim kembali untuk kemudian dicetak. Dalam sehari maksimal Disdukcapil Kota Bogor mampu mencetak 1.000 keping E-KTP.


“Bapak Ibu kedepan kita akan evaluasi agar antrean seperti ini tidak terulang kembali. Saya akan coba upayakan dan dorong agar Disdukcapil lebih cepat dan lebih banyak mencetak E-KTP,” jelas Bima.


Sementara itu Mayoritas warga menyarankan agar pengurusan dan pendistribusian E-KTP didistribusikan ke wilayah. Priyanto warga asal Perumahan Villa Bogor Indah menyarankan agar pengambilan nomor antrian dilakukan secara elektronik, sehingga ketika warga kembali mereka tidak perlu lagi untuk mengantri.


Sebagai informasi, Sebelum melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Bima Arya mengikuti shubuh berjamaah dan pengajian rutin di Masjid At Taqwa Balaikota Bogor.