Beritahati.com, Yogyakarta - Menjamu Mitra Kukar pada pekan ke-15 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, PS Tira hanya mampu berbagi angka 0-0.


PS Tira punya kesempatan emas untuk mencetak gol melalui eksekusi pinalti oleh Rakic pada menit ke-5 babak pertama, namun demikian tendangan dari titik 12 pas berhasil digagalkan oleh kiper Laskar Naga Mekes.


Hasil imbang bagi PS Tira cukup mengecewakan, karena target tiga poin gagal diraih saat laga kandang.


"Tentu bagi kita hasil imbang 0-0 sangat mengecewakan, namun demikian tim telah bekerja keras dan bermain luar biasa. Kedepannya bisa diperbaiki," kata pelatih kepala PS Tira, Nil Maizar usai laga, Selasa (10/7/2018).



Dari sisi permainan, setelah dua kali latihan, bisa dikatakan cukup bagus. Seharusnya PS Tira bisa mendapatkan tiga poin namun eksekusi penalti digagalkan kiper lawan.


"Ya ini sudah keputusan Tuhan. Kita dapat penalti namun tendangan bisa digagalkan," ucapnya.


Nil Maizar mengaku secara pribadi Rakic yang gagal dalam eksekusi penalti telah meminta maaf dan dalam pertandingan hal itu bisa saja terjadi.


"Tadi Rakic sudah minta maaf. Dia merasa tidak enak. Rakic bilang coach I am sorry," ujar Nil Maizar menirukan Rakic.


Dirinya mengakui permainan anak asuhnya cukup meningkat usai dikalahkan Sriwijaya dan anak asuhnya mengikuti permainan yang diinginkan pelatih.


"Permainan hari ini jauh lebih baik dibandingkan dengan saat melawan Sriwijaya FC," tuturnya.


Sementara Novian Dani mengatakan, permainan tim sudah sangat maksimal dan pemain mengikuti semua instruksi pelatih, harapannya nanti mudah-mudahan hasil positif dapat diraih dipertandingan berikutnya.


"Kita baru latihan dua kali dengan coach Nil Maizar dan semua instruksi telah dilaksanakan semua pemain. Semoga kedepannya lebih baik," katanya.


Dani mengaku paska gagalnya penalti mental pemain tidak berpengaruh banyak. Namun saat tim kembali bangkit, justru tak satupun gol bisa tercipta.


"Kita coba bangkit namun hasilnya tetap imbang," pungkasnya.