Beritahati.com, Yogyakarta - Mitra Kukar gagal meraih tiga poin penuh saat bertandang ke kandang PS Tira dan harus puas bermain imbang dalam laga pekan ke-15 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta, Selasa (10/7/2018).


Arsitek Mitra Kukar Rafael Berges Marin mengatakan, meski hanya meraih satu poin namun angka satu tersebut cukup penting bagi Mitra Kukar karena sebelumnya saat laga kandang kalah dari Barito Putera.


"Hari ini kita hanya meraih satu poin namun itu sangat penting bagi tim usai kalah dalam laga kandang tiga hari yang lalu," katanya, usai laga.


Pelatih asal Spanyol ini mengaku bahwa permainan pada babak pertama tidak seperti yang diinginkan. Namun babak kedua permainan kembali membaik, akan tetapi hasilnya tetap imbang 0-0.


"Modal penting bagi tim untuk menatap laga kandang berikutnya," ujarnya.


Rafael mengaku pertandingan melawan PS Tira merupakan pertandingan yang cukup sulit untuk dimenangkan meski tim menargetkan tiga poin.


"Kami butuh poin namun tidak mudah mengalahkan PS Tira meski kedua tim memiliki kesempatan mencetak gol namun tak membuahkan hasil," ungkapnya.‎

‎Kiper Mitra Kukar Gerri Mandagi mengatakan seluruh tim ingin bekerja keras karena tidak ingin berada di zona degradasi atau dipapan bawah sehingga hasilnya memperoleh poin satu.


"Tim tidak ingin kalah dan tidak ingin berada di zona merah dan akhirnya mendapatkan poin satu," ucapnya.‎