Beritahati.com, Bantul - Penangkapan terduga jaringan teroris tidak saja terjadi di Kabupaten Sleman Yogyakarta, namun juga terjadi di Kabupaten Bantul Yogyakarta.

Densus 88 Mabes Polri menggerebeg sebuah rumah di Dusun Mrisi, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Informasi yang berhasil dikumpulkan terduga yang ditangkap polisi Maryanto alias Teming (41). Maryanto ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya dan langsung dibawa ke Polda DIY. Penggerebekan itu sendiri berakhir pada pukul 09.00 WIB.

Para tetangga pelaku baik ketua RT hingga kepada desa enggan untuk dimintai keterangan terkait dengan penangkapan terhadap salah satu warganya.

"Ndak tahu mas. Cuma banyak yang datang dan langsung membawa pergi pelaku," kata salah satu warga Dusun Mrisi yang enggan disebutkan namanya, Rabu (11/7/2018).


Sementara informasi lain menyebutkan Maryanto sebelum ditangkap aktif dalam salah satu ormas yang ada di Yogyakarta namun diisukan sudah keluar dari ormas tersebut. 

Selanjutnya Maryanto bergabung dengan jaringan yang diduga JAT namun oleh keluarga tak disetujui bahkan keluarga sudah melapor ke polisi untuk membina Maryanto.

"Ya mungkin dia (Maryanto) ditangkap karena terkait jaringan JAT yang kini sedang diburu Densus 88 Mabes Polri," ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Seperti penangkapan satu keluarga terduga jaringam teroris disebuah rumah kontrakan di Rt 5/35, Bedingin Wetan, Sumberadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, pihak aparat kepolisian masih memilih bungkam terkait aksi penangkapan terduga anggota jaringan terorisme di Sleman dan Bantul.