Beritahati.com, Denpasar - Bali United sukses membungkam PSM Makassar dengan skor 2-0. Pada laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar itu, Serdadu Tridatu unggul cepat pada menit ke-5 melalui tandukan Ilija Spasojevic, sebelum akhirnya digenapkan oleh Stefano Lilipaly di menit ke-87.


Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro menganggap laga kontra Juku Eja adalah partai krusial.


"Ini pertandingan krusial bagi kami, karena kita harus ambil point penuh meskipun PSM turun dengan kekuatan penuh. Kami salut pemain kami berjuang keras dari awal sampai akhir," kata Widodo usai laga, Rabu (11/7/2018).


Menurut Widodo, kunci sukses timnya menundukkan tim kebanggaan publik Makassar itu lantaran anak asuhnya sukses memutus bola dari lini tengah mereka, utamanya dari kaki Willem Jan Pluim.


"PSM kuat di lini tengah. Saya sudah utak-atik formasi. Kemarin di taktikal tidak seperti ini (formasinya). Tapi kita terus melihat rekaman video, akhirnya kami berkesimpulan harus memutus aliran bola dari tengah," ujar Widodo.


Keputusan Widodo tepat. Begitu aliran bola di lini tengah PSM rusak, sayap mereka tak berkembang. Mereka tak berhasil mengirimkan bola-bola manis ke lini depan.


"Begitu aliran bola di lini tengah putus, sayap mereka tidak bisa berkembang. Salah satu yang bisa memutus lini tengah adalah Sukadana. Kami tahu tipikal gelandang kami. Kami berhasil memutus (aliran bola) Pluim. Tapi, semua pemain memainkan peran penting malam ini dan cukup disiplin," papar dia.