Beritahati.com, Tangerang - Guna mengekspansi para pelaku UMKM, pemerintah telah merevisi PP 46 tahun 2013 mengenai PPh Final UMKM 0,5% yang sebelumnya sebesar 1%.


“Dengan adanya PPh Final 0,5 persen, dapat memberi kemudahan bagi pelaku UMKM untuk membayar pajak,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71, di Tangerang, Banten, Kamis (12/7/2018).


Tujuan lainnya, kata dia, yakni memberi keadilan serta memberi kesempatan berkontribusi bagi negara.


“Penerapan dari PPh UMKM 0,5 persen ini turut berkontribusi dalam penerimaan negara,” terang Darmin.


(BACA JUGA) Hadapi Revolusi Industri, Pemerintah Dorong Koperasi Jadi Korporasi


Lebih lanjut, Darmin mengungkapkan, sebaran penerimaan PPh UMKM Per Provinsi tahun 2017.


“Secara keseluruhan, tujuh Provinsi berkontribusi menyumbang 80 persen dari total penerimaan PPh UMKM,” imbuhnya.


Ketujuh Provinsi tersebut seperti dipaparkan Darmin Nasution adalah :


DKI Jakarta (Rp 1.500,6 Miliar)
Jawa Barat (Rp 775,6 Miliar)
Jawa Timur (Rp 764,8 Miliar)
Jawa Tengah (Rp 510,9 Miliar)
Sumatera Utara (Rp 333,2 Miliar)
Banten (Rp 331,2 Miliar)
Bali (Rp 198,7 Miliar)


Turut hadir dalam acara ini antara lain: Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Banten Wahidin Halim, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid, serta para pelaku perbankan, koperasi, dan UMKM.