Beritahati.com, Jakarta - Terkait bonus dari pemerintah untuk para atlet, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, sesungguhnya per medali emas yang diraih akan mendapat lebih dari Rp2 miliar. 

Tapi klasifikasinya dibagi kemudian bahwa satu medali emas mendapat bonus Rp1,5 miliar. Satu medali emas itu, baik perorangan maupun double (berpasangan), maupun secara team (beregu). 

"Tapi untuk kelas double (berpasangan), nanti akan ada hitungannya lagi. Katakanlah, badminton mix-double, bonus dasarnya Rp1,5 miliar, baru ada tambahan lagi, pokoknya ada hitungannya," ujar Menpora Imam Nahrawi kepada wartawan, saat meninjau latihan para atlet Asian Games di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Sedangkan untuk pelatih, akan mendapatkan bonus 60% dari bonus dasar satu medali emas milik atlet, atau mendapat 60% dari Rp1,5 miliar. 

Demikian pula untuk bonus menjadi PNS, karena berlaku UU ASN, oleh karenanya, kata dia, semua peraih medali emas dan perak, akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Untuk bonus rumah tinggal, yang disiapkan oleh Kementerian PUPR dan KemenPANRB, regulasinya sudah dipersiapkan. Sang atlet harus menyiapkan tanahnya terlebih dahulu, baru pemerintah akan membangunkan rumah di atas tanah tersebut.

Terakhir, untuk bonus naik haji, Kemenpora, menurut Imam, sedang melakukan korespondensi dengan kementerian Agama (Kemenag) RI, agar Menteri Agama memberi keleluasaan bagi atlet berprestasi di Asian Games, mendapat kemudahan slot naik haji, atau setidaknya umrah.

"Insya Allah bisa dari Menteri Agama," imbuhnya.