Beritahati.com, Denpasar - Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy menyoroti koreografi suporter Bali United yang menamakan diri North Side Boys (NSB).


Suporter yang menempati tribun utara itu membentangkan spanduk yang membuat Simon tak dapat menutupi kekecewaannya. Ya, spanduk itu bertuliskan 'Selamat Datang Pecundang'.


Pada sesi jumpa wartawan usai pertandingan, Simon menyinggung kelompok suporter yang identik dengan pakaian hitam tersebut.


"Saya kecewa karena ada beberapa hal dari suporter Bali United," kata Simon, Sabtu malam (21/7/2018).


Kepada anak asuhnya, ia berpesan agar segala macam teror dan sindiran yang dilakukan suporter Bali United dijadikan amunisi untuk menaikkan mental tanding mereka.


Benar saja, kata McMenemy, anak asuhnya menjadikan segala macam sindiran yang dilayangkan suporter Serdadu Tridatu sebagai cambuk untuk mempermalukannya.


"Tekanan yang sangat besar dari suporter tuan rumah pasti akan terjadi. Anak-anak tahu itu. Begitu spanduk itu terangkat, baik pemain dan pelatih berfikir itu bisa menjadi tekanan atau sebaliknya, menjadi motivasi, Dalam pertandingan, akhirnya menjadi motivasi bagi kami. Anak-anak bermain sangat militan," tutupnya.


Sementara Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro tak mau mengomentari koreografi tersebut. Widodo hanya mau mengomentari apa yang terjadi di dalam lapangan saja.


"Suporter punya hak. Saya hanya mengomentari apa yang terjadi di lapangan. Tetapi terima kasih untuk suporter yang terus mendukung kami," ujar Widodo singkat.