Beritahati.com, Bandung - Pencemaran Sungai Citarum sudah mengkhawatirkan, bahkan menjadi pergunjingan masyarakat dunia yang menyebutkan Citarum adalah Sungai terkotor di dunia.

Pemerintah turun tangan dan mencari penyebabnya, dan ditemukan pabrik-pabrik sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum membuang limbah mereka seenaknya tanpa diolah terlebih dahulu. Ikan dan ekosistem sungai rusak berat, masyarakat Jawa Barat meratapi sumber air mereka.


(BACA JUGA) Pabrik Tekstil Tobat Cemari Citarum, Limbah Jadi Layak Buang

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, melalui Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mendapat mandat memimpin penanggulangan pencemaran Citarum, bersinergi dengan kementerian/lembaga lainnya, bersama TNI dan rakyat Jawa Barat.


(BACA JUGA) PT Teguh Jaya Komitmen Citarum Harum, Olah Limbah Layak Buang

Selama pembersihan DAS Citarum dari sampah dan mulai digulungnya pabrik-pabrik nakal pembuang limbah yang tak memiliki fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Sungai Citarum ibarat gadis yang habis bersolek. Kecantikan Citarum dengan alirannya yang tenang perlahan kembali seperti dahulu kala.

Berikut penelusuran Beritahati di atas moleknya tubuh Sungai Citarum, dari titik nol kilometer, Cisanti, Kabupaten Bandung.