Beritahati.com, Bandung - Penanganan pencemaran Sungai Citarum dimulai dengan menertibkan pabrik-pabrik yang berdiri di sepanjang DAS Citarum agar tidak lagi membuang limbah ke dalam sungai seperti yang sudah mereka lakukan sejak belasan, bahkan puluhan tahun lalu.


Penanggulangan pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum terus dilakukan Pemerintah Pusat bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), jajaran Pemerintahan Daerah, hingga masyarakat Jawa Barat.


(BACA JUGA) Bangun IPAL, Totalitas Pinasia Jaya Abadi Wujudkan Citarum Harum


Dibawah supervisi atau pengawasan langsung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Satgas Citarum Harum Sektor 7 pimpinan Kolonel Inf. Purwadi, berhasil menginisiasi sebuah perusahaan tekstil multinasional, PT Pinasia Jaya Abadi Tbk di Jalan Cisirung, KM6,8 Bandung, Jawa Barat, untuk membangun fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang bisa menjadi percontohan bagi pabrik-pabrik lainnya di sepanjang DAS Citarum.


"Kami harus melewati proses perijinan yang berbelit dan sulit soal lahan IPAL dan pembiayaan korporasi pengolahan limbah. Tapi terus kami jalani untuk membangun instalasi pengolahan limbah sendiri, karena pada prinsipnya, kami menyadari bahwa masyarakat tak boleh menderita," terang perwakilan manajemen PT Pinasia kepada Beritahati di Cisirung, Bandung, Kamis (2/8/2018).


Berikut IPAL milik PT Pinasia Jaya Abadi Tbk yang berhasil diabadikan beritahati di lokasi :