Beritahati.com, Sumenep – Keberadaan obyek wisata Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin lama kian memprihatinkan. Fasilitas serta sarana bermain bagi pengunjung di tempat wisata tersebut banyak rusak tak terawat.


Hanya tersisa ayunan tua yang bisa digunakan wisatawan saat datang berkunjung ke tempat wisata legendaris yang terletak di desa Semaan, Kecamatan Dasuk ini.


Selain ayunan tua tak terawat, wisatawan juga 'dipaksa' menikmati gunung pasir putih yang kotor lantaran tertutup daun cemara udang kering.



(Kawasan bukit pinggir pantai yang dibiarkan tandus kotor tak terawat)


“Semakin lama fasilitas di wisata Pantai Slopeng ini memprihatinkan. Karena ada sebagian wahana permainan yang tetap dibiarkan begitu saja tak terawat,” kata Lutfiyah, salah seorang warga setempat, Jumat (10/8/2018).


Lutfiyah membeberkan, bukan hanya sarana permainan saja yang dibiarkan rusak tak terawat, ada beberapa bangunan yang tampak hampir roboh. Oleh karena itu, dirinya berkesimpulan, tempat wisata Pantai Slopeng semakin memprihatinkan.


“Jadi semakin lama tempat wisata ini bukan dikembangkan, namun seperti dibiarkan begitu saja tanpa ada perhatian khusus maupun perbaikan,” jelas Lutfiyah, pengunjung setia obyek wisata Pantai Slopeng.



(Tempat beristirahat pengunjung tak terawat, lengkap dengan ayunan tua di belakangnya)


Sementara itu, seorang warga setempat yang tak mau dikutip namanya mengatakan, seharusnya pemerintah daerah bisa melihat, merasakan, kemudian mengevaluasi fasilitas tempat wisata khususnya Pantai Slopeng yang dinilai warga sebagai salah satu obyek wisata legendaris.


Kondisi tempat wisata itu, kata dia, harus diperhatikan serius, dirawat dengan baik, agar menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk berkunjung ke tempat wisata tersebut.


"Kalau seperti ini, jangankan dikunjungi, dilirik saja sama orang luar menurut saya tidak mungkin," pungkasnya.